Karim Mossaoui, Pemain Timnas Futsal Belanda Yang Bela Klub Surabaya

117
Karim Mossaoui. Foto: dok pribadi Karim Mossaoui

EJ – Sebelum menjadi pemain di klub futsal Bintang Timur, Karim Mossaoui memulai karirnya di sebuah klub sepak bola di Belanda, Excelsior Rotterdam. Namun setelah menggali potensi dirinya, ia memutuskan beralih ke lapangan futsal. Justru di cabang olah raga inilah, karir Karim moncer.

Sejauh ini, Karim telah bermain untuk Timnas Futsal Belanda sebanyak lebih dari 60 kali pertandingan Internasional. Karim datang ke Surabaya setahun yang lalu untuk bergabung bersama klub futsal asal Surabaya ini.

Keputusan berpetualang ke Indonesia merupakan keputusan sulit pada awalnya. Kepada EJ, ia mengatakan tidak pernah menyesali keputusan itu. Tingkat permainan futsal di Indonesia berbeda dibandingkan saat di Belanda. Ini disebabkan oleh tafsiran yang ia dengar sebelumnya.

“Pemain sepak bola indoor (futsal) di Indonesia lebih dapat beradaptasi di lapangan daripada pemain sepak bola indoor di Belanda,” ujar pemain asal Rotterdam ini.

Karim Mossaoui. Foto: dok pribadi Karim Mossaoui

Kehidupan di Surabaya sangat menyenangkan bagi Karim. Baginya, Surabaya adalah kota sibuk yang penuh kejutan. Karim tercengang melihat stadion di kota ini yang selalu ramai dipenuhi pendukungnya yang sangat antusias.

“Eropa dapat belajar dari para pendukung sepak bola di Indonesia. Para pemain di sini selalu dapat termotivasi berkat para pendukungnya,” kata Karim.

Karim pernah menonton pertandingan antara Persebaya melawan Persija. Ia mengatakan bahwa atmosfir di stadion sangat fenomenal.

Saat ditanya apakah suatu saat ia kembali bermain sepak bola dan bergabung bersama Persebaya, ia menjawab tidak. “Saya lebih menyukai bermain di lapangan indoor,” pungkas pemain berusia 22 tahun ini. (rick braker)

Komentar Artikel