Jelang Keputusan Banding Wisma Persebaya

Pemain Persebaya U16 memberi hormat kepada suporter yang memenuhi tribun Lapangan Karanggayam, Minggu 31 Juli 2016.

EJ – Sengketa lapangan dan wisma Persebaya di Karanggayam saat ini memasuki tahapan banding. Kemenangan gugatan Persebaya atas Pemerintah Kota Surabaya langsung diajukan banding oleh tergugat.

PT Persebaya Indonesia (PI) pada tanggal 24 September 2019 mengajukan surat gugatan melalui surat tertanggal 17 September 2019.Yang digugat adalah Pemerintah Kota Surabaya dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II. PI diwakili oleh pengacara Moch Yusron Marzuki SH,MH.

Klasifikasi gugatan adalah Perbuatan Melawan Hukum dengan nomor perkara  947/Pdt.G/2019/PN.Sby. Sebagai hakim sidang ditetapkan Martin Ginting sebagai Hakim Ketua dan dua hakim anggota yakni Johanis Hehamony dan Dwi Winarko.

Sidang pertama berlangsung pada 8 Oktober 2019 dengan proses mediasi. Berikutnya terjadi beberapa kali sidang. Sampai akhirnya pada hari Selasa 10 Maret 2020 masuk pada pembacaan putusan.

Dari hasil putusan tersebut ditetapkan bahwa hakim menolak eksepsi tergugat dan dikabulkan sebagian dari gugatan penggugat.

BACA:  Persebaya Kalah Lagi, Apakah AV Layak Dipecat?

Berikut keputusan dari sidang :

  1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian ;
  2. Menyatakan Tergugat telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum ;
  3. Menyatakan Sertipikat Hak Pakai Nomor : 5/Kelurahan Tambaksari, seluas 49.400 M2 (empat puluh sembilan ribu empat ratus meter persegi), tertulis atas nama Tergugat (PEMERINTAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II SURABAYA) yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Kotamadya Surabaya, tanggal 28 Maret 1995, sepanjang mengenai Lapangan Persebaya Karanggayam, Gedung/wisma Persebaya lama dan juga Gedung/wisma Persebaya baru (objek sengketa), tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hokum ;
  4. Menyatakan Penggugat (PT. PERSEBAYA INDONESIA) sebagai pihak yang berhak dan mempunyai prioritas untuk mendapatkan hak atas tanah dan memperoleh tanda bukti hak (sertifikat) atas sebidang tanah seluas + 20.500 M2(dua puluh ribu lima ratus meter persegi), yang terletak di Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, dengan batas-batas :
  5. Sebelah Utara     : Jl. Bogen, Surabaya;
  6. Sebelah Selatan  : Jl. Karanggayam, Surabaya;
  7. Sebelah Timur    : Jl. Karanggayam, Surabaya;
  8. Sebelah Barat     : Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya;
BACA:  Selamat Tinggal, Terima Kasih Alfredo Vera!

Yang di atasnya berdiri Lapangan Persebaya Karanggayam, Gedung/wisma  Persebaya lama dan juga Gedung/wisma Persebaya baru ;

  1. Menyatakan Surat Izin Kepala Dinas Pengawasan Bangunan Daerah                Nomor : 188/927-92/402.5.09/1998 tentang Izin Mendirikan Bangunan, tertanggal 14 April 1998 tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum ;
  2. Menyatakan Penggugat (PT. PERSEBAYA INDONESIA) sebagai pihak yang berhak untuk mengajukan dan memperoleh Izin Mendirikan Bangunan terhadap Lapangan Persebaya Karanggayam, Gedung/wisma Persebaya lama dan juga Gedung/wisma Persebaya Baru ;
  3. Menghukum Turut Tergugat untuk tunduk dan patuh terhadap isi putusan ini
  4. Menolak petitum Penggugat untuk selain dan selebihnya ;
  5. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang ditetapkan sebesar Rp. 981.000,- (sembilan ratus delapan puluh satu ribu rupiah)

 

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel