Mustaqim Tentang Patrich Wanggai Striker Persebaya

Persiapan Forever Game di GBT. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Mustaqim adalah salah satu striker legendaris yang dipunyai Persebaya dan Indonesia. Juara perserikatan 1988 salah satu gelar yang diberikan untuk Persebaya.

Duetnya kala itu bersama dengan Syamsul Arifin sangat mengerikan bagi pemain belakang lawan. Saat ini Mustaqim memegang lisensi A AFC dan menjadi salah satu tim pelatih di Persebaya.

Abah Taqim begitu biasanya dipanggil memberi pendapatnya mengenai posisi striker baik di timnas maupun klub. Saat ini diakuinya menjadi masa krisis bagi pelatih untuk mencari striker lokal yang berkualitas. Ada tetapi tidak banyak.

“Krisis striker lokal ini harus diakui, karena kebanyakan klub-klub di Indonesia ini menggunakan striker asing. Bahkan bukan hanya satu, sampai dua mereka menggunakan striker asing,” kata abah Taqim dikutip dari laman resmi klub persebaya.id.

Iklan

Sangat jarang striker lokal menjadi pemain utama di klub Liga Indonesia khususnya Liga 1. Kesempatan bermain sangat minim. Meski begitu menurut Mustaqim ada beberapa nama yang mempunyai karakter sebagai striker tangguh.

“Kesempatan pemain lokal hampir tidak ada untuk starting eleven, kalaupun ada menitnya juga sangat sedikit,” imbuhnya.

Menurutnya ada beberapa kriteria striker bagus, yaitu petarung, goal getter, petarung, radiusnya luas (daya jelajah) dan berani. Striker juga harus bandel dan licik. Licik dalam arti harus pintar membaca situasi, saat bergerak atau saat eksekusi bola.

Nama Bagus Kahfi dan Patrich Wanggai termasuk beberapa yang disebut memiliki keunggulan sebagai striker. Bagus Kahfi saat ini berada di Inggris mengikuti tim Garuda Select. Sementara Patrich Wanggai salah satu striker yang dimiliki Persebaya.

Menurut Abah Taqim kemampuan Patrich cukup komplit. Shooting kedua kakinya berbahaya, badannya cukup besar untuk melindungi bola, dan memiliki kecepatan.

“Patrich Wanggai skill individunya bagus, dan dia pernah masuk timnas. Meski sudah mulai lepas dari usia emas tapi karakternya sebagai striker berkualitas masih ada,” pujinya kepada pemain asal Papua ini.

Saat ini Persebaya memiliki dua striker murni. Selain Patrich adalah David da Silva. Saat ini David masih berada di Brasil dan masih dalam tahap renegosiasi kontrak.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display