Persebaya Benahi Konsentrasi dan Fokus Pemain

Patrich Wanggai berebut bola dengan pemain Tim PON Jatim di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (15/9)/ Foto : Official Persebaya

EJ – Lima gol tercipta oleh pemain Persebaya saat menghadapi tim PON Jatim. Green Force menang dengan skor 5 – 3 pada laga uji tanding kemarin Selasa (15/9) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Tim PON Jatim menjadi lawan kedua Persebaya setelah sebelumnya menghadapi tim internal Bintang Timur. Menghadapi tim dengan level yang lebih tinggi dari lawan sebelumnya banyak pelajaran yang bisa dipetik oleh anak asuh Aji Santoso.

Menurut Aji, para pemain kehilangan fokus dan konsentrasi pada menit-menit akhir laga.

“Terutama di pertandingan babak pertama tadi, anak-anak cukup bagus. Babak kedua juga tadi sebenarnya kami menguasai jalannya pertandingan, cuma di menit-menit akhir anak-anak agak sedikit turun,” kata Aji tentang jalannya laga.

BACA:  Persebaya Langsung Fokus Hadapi Bali United

Satu gol Patrick Wanggai dan dua gol Mahmoud Eid membuat Persebaya unggul 3 – 1 atas lawannya. Satu gol PON Jatim dicetak oleh M Faisol.

Pada babak kedua banyak pergantian pemain dilakukan oleh Aji. Semua pemain kecuali Dicky Kurniawan dan Akbar Firmansah dimainkan.

“Dalam uji coba hari ini saya mencoba semua pemain kecuali Dicky sama Akbar, belum saya mainkan. Nanti kami akan melekukan beberapa uji coba lagi, dan ini tadi saya masih coba komposisi-komposisi pemain yang paling tepat itu siapa,”tambah Aji.

BACA:  Daftar Nama Pemain Yang Lolos Seleksi EPA Persebaya U-16

Tambahan dua gol babak kedua dilesakkan oleh Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando. Pada 10 menit akhir dua gol M Faisol mengecilkan kekalahan tim PON Jatim.

Tiga gol yang bersarang ke gawang Persebaya juga menjadi dasar Aji untuk membuat bahan evaluasi. Menurutnya semua sector butuh pembenahan

“Tentunya akan ada evaluasi, semua posisi akan saya evaluasi. Baik pertahanan, gelandang maupun penyerangan. Jadi masih ada waktu untuk kami bisa evaluasi, terutama pada menit-menit akhir, konsentrasi dan fokus pemain tidak boleh turun,” pungkas legenda Persebaya dan Indonesia ini.(bim)

Komentar Artikel