Pageblug Persebaya

Foto : Official Persebaya
Iklan

Ramadhan 1443 H memasuki hari kelima. Malam Jumat Wage 7 April 2022. Waktu Surabaya sedang menjalani sholat Tarawih.

Samsul Arif Munip striker gaek asal Persebaya pemegang rekor gol tertua di Liga 1 untuk tim asal Surabaya dirilis tidak diperpanjang kontraknya untuk musim ini.

Samsul adalah role model para pemain muda. Pada usia yang menginjak 37 tahun tetap produktif sebagai predator lokal tersubur dengan 11 gol dan 1 assist. Striker yang sangat diandalkan tim menyusul rekrutan gagal Arsenio Valpoort dan sebelumnya Jose Wilkson.

Cak Sul begitu diidolakan para bonek. Tidak saja di atas lapangan tetapi sikap dan statemen yang dikeluarkan selalu menjadi pembeda dan menunjukkan bahwa ia layak dihormati. Belum begitu banyak cerita tentang luar lapangannya yang juga sangat baik.

Iklan

Sontak begitu ada postingan tentang cak Sul beragam reaksi bonek mengikutinya. Menurut penulis mayoritas menyayangkan kehilangan striker asal Bojonegoro ini.

Memang Persebaya selain telah menetapkan jajaran tim pelatih yang sama dan menunjuk Yahya Alkatiri sebagai menejer baru juga mengumumkan beberapa pemain lama dan rekrutan baru.

Tetapi lepasnya hampir semua pilar musim lalu tetaplah membuat bonek khususnya bertanya-tanya. Peringkat kelima dengan perjuangan hebat tentu juga membanggakan dengan situasi dan kondisi yang ada. Ekspektasi untuk musim depan bisa berprestasi lebih baik dengan tambal sulam skuad yang ada akhirnya ambyar.

Keluarnya Taisei Marukawa, Bruno Moreira, Arsenio Valpoort, Alie Sesay, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Reva Adi, Ady Setiawan, Johan Yoga, David Rizka, dan terakhir sampai artikel ini ditulis yakni Samsul Arif. Semuanya membuat pondasi tim bisa dikatakan ambruk. Seperti terkena pageblug.

Ya, Persebaya seperti sedang mengalami serangan pageblug. Tahun 2020 – 2021 wabah Covid19 memporak porandakan semua sendi kehidupan. Tak terkecuali sepak bola. Hancur luluh lantak. Sampai akhirnya ada vaksin 1, vaksin 2 dan booster yang secara perlahan mengembalikan kondisi menuju lebih baik.

Saat mayoritas pemain keluar banyak sekali pertanyaan menghinggapi penulis. Apakah Persebaya tidak mempunyai modal dana bagus untuk musim depan? Apakah tidak ada negosiator ulung di dalam tim? Apakah memang kenaikan permintaan pemain jauh dari budget musim ini? Atau memang akan merencanakan atau membentuk skuad baru untuk jangka panjang dengan pondasi berbeda?

Video pendek beredar yang mengatakan telah memberi penawaran kepada Marukawa 500% dari harga awal apakah sebuah blunder? Sehingga para pemain lain ikut meningkatkan nilai mereka? Atau ada hal lain?

Semua pertanyaan di atas akan selalu terngiang sampai berakhirnya kompetisi musim depan.

Dengan telah lepasnya 11 pemain Persebaya juga sudah memperpanjang kontrak pemain musim lalu untuk tetap bersama tim musim depan. Mereka adalah Ernando Ari, Andhika R, Satria Tama, I Gede Dida, Rizky Ridho, Koko Ari Araya, M Hidayat, Alwi Slamat. Selain itu ada pemain baru yakni Andre Oktaviansyah, Moch Zaenuri dan Leonardo Silva Lelis asal Brasil.

Beberapa pemain muda masih terikat kontrak dengan jangka waktu yang berbeda-beda. Meraka adalah Ruy Arianto, Fenando Pamungkas, Marselino F, Akbar Firmansyah, Dicky Kurniawan dan Supriadi.

Belum ada keterangan resmi bagaimana nasib para pemain lain yang senior seperti  M Syaifudin, Rendi Irwan dan Oktavianus Fernando. Ketiga pemain rumornya akan juga dilepas sangat besar.

Akhirnya sebagai bonek apapun kondisinya tidak akan pernah meninggalkan dan membenci Persebaya. Persebaya justru harus selalu bersyukur dengan setia dan tulusnya suporternya. Bonek tidak akan pernah apatis untuk tim kesayangannya. Kondisi apapun. Jika bonek apatis malah akan berbahaya buat Persebaya. Percayalah.

Segera temukan “vaksin” untuk menyembuhkan pageblug yang sedang melanda. Semua ada obatnya selama ada niat, kemauan dan sinergi semua pihak.

Berat memang, apalagi melihat gairah sepak bola musim depan akan semakin tinggi. Kuatkan lagi slogan #KitaPersebaya.

Rancanakan dan buat pondasi yang kuat. Kita kejar bersama untuk kembali juara. Puasa Ramadhan tahun ini masih kurang 25 hari. Sedang Persebaya sudah puasa gelar 6579 hari lamanya.

Kapan lagi ada Hari Raya Persebaya?

 

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display