PSSI dan LIB Hormati Keputusan POLRI

Pengurus PSSI, Liga Indonesia Baru dan Kepolisian saat rapat koordinasi jelang Liga 1 2022/2023/Foto : PSSI

EJ – Kepolisian Republik Indonesia melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tadi malam Kamis (6/10) telah mengumumkan tersangka pada kasus tragedi Stadion Kanjuruhan.

Pihak Kepolisian telah mengumumkan enam tersangka. Salah satu dari enam tersangka tersebut ialah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita.

Kapolri mengatakan polisi sudah melaksanakan gelar perkara guna meningkatkan status untuk dugaan Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian atau luka berat dan Pasal 103 ayat 1 juncto Pasal 52 Undang-undang No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

BACA:  BRI Liga 1 2021/2022 Titel Resmi Kompetisi

Menurut Kapolri, dalam hal ini, PT LIB tidak melakukan verifikasi.

“Saudara AHL, direktur utama PT LIB, di mana tadi sudah saya sampaikan yang bertanggung jawab setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun, pada saat menunjuk stadion, persyaratan fungsinya belum tercukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020,” kata Kapolri.

Terkait pengumuman Kapolri, Dirut PT LIB merespon cepat. “Kami akan menghormati proses hukum yang berlaku dan akan mengikuti tahap-tahap proses yang akan dilalui berikutnya. Kami juga berharap peristiwa kemarin menjadi pelajaran berharga bagi semuanya,” ucap Akhmad Hadian Lukita.

Halaman 1 2

Komentar Artikel