Rizky Ramadhan Mantan Pemain EPA U20 Meninggal Dunia

“Dia salah satu bek terbaik yang berhasil menjalankan tugasnya pasca Jepang (Rifky Afryan, kapten tim, Red.) kena kartu merah pada menit ke-44 saat final EPA U20 lawan Barito Putera. Bahkan dia berhasil menyumbang salah satu gol saat adu pinalti,”kenang Uston yang kini menjadi asisten pelatih Green Force.

Keyakinan berhasil mencetak gol saat adu pinalti diungkap oleh Dedi Sutanto, pelatih kiper Persebaya EPA U20 saat itu.

BACA:  Persebaya U-20 Latihan Bersama Gresik United

“Sak dorong e laga final, sesi latihan pinalti,  guyonan ambek almarhum, tenang Coach, nek pinalti gak tau mbleset aku. (Sebelum final, saat sesi latihan tendangan pinalti, dengan nada bercanda, almarhum bilang, tenang Coach, kalau pinalti aku tidak pernah meleset, Red.),” ungkap legenda kiper Bajol Ijo ini.

Kesukaan bercanda ini juga diamini semua punggawa Persebaya EPA U20, tak terkecuali Sony Setiawan, sang asisten pelatih. Bahkan menurut Sony, almarhum juga pemain yang disiplin.

BACA:  Persebaya U-20 Latihan Bersama Gresik United

Karenanya almarhum semasa hidup mudah bergaul dengan siapa saja.

“Dia orang yang baik, sopan, royal dan friendly ke semua orang meskipun baru kenal. Dia tegas di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Orangnya sangat-sangat punya pendirian,” jelas Andhika Ramadhani.

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel