EJ – Bernardo Tavares sudah bekerja untuk Persebaya sebelum tiba di Surabaya. Setiba di Surabaya ia langsung mengajak semua yang ada di Persebaya untuk bekerjasama.
Tavares mengaku sudah membuat analisa tentang Persebaya baik melalui pertandingan, akademi sampai tim utama. Juga menganalisa beberapa pemain yang tidak bermain di Persebaya.
“Saat ini kita perlu mengenal apa yang kita miliki. Akademi kita, pemain muda kita, skuad tim utama kita. Saya sudah menganalisis, saya telah menonton banyak pertandingan. Saya juga telah melihat beberapa pemain yang bermain di sini dan di klub lain di posisi lain untuk mencoba melihat apa yang kita miliki, apa yang perlu kita ubah. Kita juga tahu bahwa saat ini kita harus rendah hati,”kata Tavares kepada media di bandara Juanda, Minggu (4/1) malam.
Target apa yang akan dicapai di Persebaya menurut Tavares yang pertama dan penting untuk dijalankan adalah bekerja bersama semua elemen yang ada di Persebaya. Posisi Persebaya saat ini ada di papan tengah klasemen Super League 2025/2026 dan selisih 12 poin dengan peringkat pertama.
“Ada tim dengan 37, 36, 35 poin. Sangat sulit untuk mengatakan bahwa kita ingin menjadi juara. Kita tidak bisa mengatakan itu. Saya pikir jika saya mengatakan ini sekarang, Anda akan berpikir saya bodoh. Jadi yang perlu kita katakan adalah mari kita bekerja bersama. Mari kita lihat apa yang kita miliki,”jelas Tavares.
Selain itu ia menekankan untuk selalu memberikan segalanya saat berada di lapangan untuk mencoba meraih kemenangan.
“Mereka harus menunjukkan sikap yang baik, menunjukkan hal-hal yang ingin dilihat orang-orang di sini dalam pertandingan, karena kita perlu menunjukkan kepada orang-orang bahwa di semua pertandingan kita ingin memberikan segalanya untuk mencoba menang. Terkadang kita akan menang, terkadang kita akan kalah, itulah sepak bola. Tapi kita perlu menunjukkannya di lapangan. Dan ini sangat penting. Bagi saya, sepak bola itu seperti ini,”lanjut Tavares.
Tavares adalah mantan pelatih PSM Makasar yang dibawanya meraih gelar Liga Indonesia 2023 lalu. Ia mengaku beberapa pemain PSM menghubunginya. Tavares dengan bijak mengajak semuanya untuk saling menghormati kontrak kerja profesional.
“Saat ini, saya tahu banyak pemain PSM Makassar menghubungi saya ketika melihat saya menandatangani kontrak di sini. Tapi kita harus rendah hati dan menghormati mereka. Mereka memiliki kontrak dengan PSM Makassar, oke? Jadi, kita tidak bisa melakukan hal-hal buruk kepada klub lain karena kita juga tidak ingin klub lain melakukan hal-hal buruk kepada kita. Jadi, kita perlu menghormati kontrak, kita perlu menghormati. Tapi kita telah menciptakan sejarah yang baik di PSM Makassar,” kata Tavares terkait apakah akan mengajak mantan anak asuhnya ke Persebaya.
Saat ini di Persebaya, Tavares akan bekerja dan menciptakan sejarah yang baik untuk tim asal Surabaya.
“Sekarang, kita akan mencoba menciptakan sejarah yang baik di Persebaya. Saya sangat menghormati pendukung PSM Makassar, tetapi sekarang kita perlu membangun sesuatu untuk saling menghormati, baik pendukung Persebaya, saya, maupun pemain kita. Itu sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang baik di antara semua orang karena anda tidak bisa menang kalau melakukannya sendirian,”pungkas Tavares.











