EJ – Persebaya gagal meraih poin pada laga kandang menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2) malam.
Bruno Moreira dkk dipaksa menyerah 1-2 dari Bhayangkara FC. Tertinggal dua gol pada babak pertama yang dicetak oleh Cedric Doumbia menit 27 dan Mousa Sidebe menit 45. Sementara gol balasan Persebaya dicetak oleh Mihailo Peroviv menit 64.
Kekalahan ini tentu saja mengecewakan 15.425 penonton yang hadir. Kekalahan ketiga di kandang musim ini. Sebelumnya sudah kalah dari PSIM Yogya dan Persija Jakarta.Menurut catatan I League Persebaya justru lebih banyak dalam penguasaan bole sebanyak 54 perseb sementara lawannya 46 persen. Total tembakan ke gawang Persebaya 14 tetapi yang mengarah ke gawang hanya 2. Sementara Bhayangkara FC total tembakan 7 dan mengarah ke gawang 4.
Efektifitas permainan anak asuh Paul Munster diakui juga oleh pelatih Persebaya Bernardo Tavares usai laga.
“Selamat kepada Bhayangkara atas hasil ini. Mereka tidak memiliki banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen yang ada. Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda,” kata Tavares.
Tertinggal dua gol pada babak pertama membuat Persebaya berat mengejar ketertinggalan. Semangat juang pemain pada babak kedua mendapat apresiasi dari Tavares. Tavares llangsung mengatakan akan bangkit dan fokus menghadapi laga tandang menghadapi Persijap Japara.
“Para pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter. Dalam sepakbola, situasi seperti ini harus diterima dengan lapang dada. Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” pungkas Tavares.










