Ketua PSSI Surabaya Pertanyakan Kewenangan Plt Ketua PSSI Jatim

Rocky Maghbal Ketua PSSI Surabaya/Foto: Joko Kristiono
Iklan

EJ – Iklim sepakbola Jawa Timur mulai memanas. Propinsi Jawa Timur salah satu daerah yang memiliki klub terbanyak di Indonesia sedang dalam krisisi kepercayaan pada organisasi sepakbolanya.

Ketua PSSI Kota Surabaya Rocky Maghbal menyoroti apa yang terjadi pada organisasi PSSI Jatim. Beberapa waktu lalu PSSI pusat menunjuk Kairul Anwar sebagai Pelaksana Tugas (PLT) ketua PSSI Jawa Timur.

Pada 23 Februari 2026 Kairul Anwar mengeluarkan Surat Keputusan Nomor :SKEP/001/PSSI-JATIM/PLT/II/2026 tentang Susunan Pengurus PSSI Jawa Timur. Hal ini disorot oleh Rocky yang menurutnya tidak seharusnya seorang PLT mengeluarkan SK tersebut.

“Dalam SK PLT sudah jelas disana dinyatakan bahwa tugas dari PLT adalah persiapan Kongres PSSI Jatim. Tugas PLT sesuai SK seharusnya dalam waktu secepat-cepatnya segera mewujudkan berlangsungnya KLB, dengan agenda utama Pemilihan Ketua Asprov baru,”kata Rocky.

Iklan

PSSI Jatim sudah menjalankan tahapan-tahapan untuk kongres pemilihan ketua baru dan sudah siap mejalankan kongres sebelum tiba-tiba ada penunjukan PLT dari pusat.

“Sudah sangat mahfum dipahami dalam organisasi apapun maka tugas PLT tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat dan menunjuk pengurus baru untuk menggantikan pengurus lama yang demisioner. Dalam persiapan Kongres PSSI Jatim sudah dilaksanakan secara matang oleh pengurus PSSI jatim sebelumnya dan hal ini artinya dugaan maksud melakukan mengeluarkan SK Pengurus Pembantu PLT PSSI jatim sangat dipertanyakan maksud dan tujuannya…buat apa,”lanjut Rocky dengan nada keheranan.

Dalam dokumen yang EJ terima susunan pengurus yang diterbitkan PLT tersebut tidak ada jangka waktu masa kepengurusan. Hal ini juga dipertanyakan oleh ketua PSSI Surabaya.

“Lebih konyol lagi, dalam SK Pengurus Pembantu PLT tidak disebutkan durasinya sampai kapan, apa memang niatannya sengaja mau dibuat berlarut-larut terus seperti ini sampai 2027,”tanya Rocky.

Saat penundaan kongres semua Asprov seluruh Indonesia menurut Rocky juga janggal karena berpatok pada bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara. Sudah hampir lima bulan setelahnya tidak ada perkembangan terkait kongres tersebut.

“Kami tuntut, PLT fokus mempersiapkan Kongres dalam tempo sesingkat-singkatnya sesuai amanat dalam SK-nya. Titik. Bukan malah menunda dan bikin blunder konyol dengan mengangkat kepengurusan padahal jelas bukan wewenangnya,”pungkasnya.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display