EJ – Persebaya akhirnya bisa menang di tanah Minang setelah sekian lama tidak pernah mendapatkan hasil maksimal. Pekan ke-33 Super League 2025/2026 tuan rumah Semen Padang harus mengakui keunggulan tamunya Persebaya 0-7 di Stadion H Agus Salim, Padang Jumat (15/5).
Kemenangan ini membuat Persebaya naik ke peringkat 4 klasemen sementara. Tujuh gol Persebaya masing-masing dicetak oleh Bruno Paraiba 3 gol, Arif Catur Pamungkas, Bruno Moreira, Rivera dan Mihailo Perovic.
Jalannya pertandingan pada babak pertama Persebaya mampu unggul dua gol lewat Rivera dan Catur. Babak kedua Perebaya menambah 5 gol dan Semen Padang bermain 10 pemain.
Usai laga Bernardo Tavares tetap menilai kemenangan besar ini bukan hal yang mudah dicapai terutama pada babak pertama.
“Skornya memang besar, tetapi pertandingannya tidak semudah itu. Kami tidak cukup bagus dalam reaksi ketika kehilangan bola pada 10 sampai 15 menit terakhir babak pertama. Kalau itu terjadi lagi saat lawan Persik, kami bisa mendapat masalah,”kata Tavares.
Menurut Tavares saat ini langsung fokus recovery pemain untuk laga kandang menghadapi Persik Kediri (23/5) yang merupakan laga pekan terakhir musim ini. Jika menang maka Persebaya dipastikan akan mengakhiri musim berada di peringkat 4.
“Sekarang fokus kami recovery dan melihat kondisi pemain. Beberapa pemain belum 100 persen fit. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terlena,” katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Toni Firmansyah usah laga tersebut.
“Ini berkat kerja keras semua pemain, pelatih, dan staf. Kami tetap fokus sepanjang pertandingan dan bisa menjaga clean sheet. Kami harus tetap rendah hati dan bekerja keras lagi untuk pertandingan selanjutnya, terutama saat bermain di kandang nanti melawan Persik Kediri,” kata Tono
Toni mengingatkan bahwa Persebaya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meski meraih kemenangan besar.
“Kami masih punya beberapa catatan evaluasi, seperti salah passing dan kontrol bola. Itu yang harus kami perbaiki untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya










