Anniversary Game 99 Tahun: Persebaya 2-2 PSIS Semarang

Starter Persebaya vs PSIS pada Anniversary Game 99 Tahun/Foto: Joko Kristiono
Iklan

EJ – Sebanyak 34 ribu penonton hadir di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada hari Minggu (19/7) menyaksikan laga Persebaya menghadapi PSIS Semarang. Laga ini bertajuk Anniversary Game 99 Tahun Persebaya.

Pada agenda tersebut juga dilaksanakan acara tribute untuk mendiang Eri Irianto legenda Persebaya dan Andie Kristianto (Andie Peci) seorang tokoh bonek yang sangat berjasa.

Pada laga ini kedua tim bermain imbang 2-2. Setelah babak pertama Persebaya unggul 2-0 melalui gol pemain baru Alex Martins dan Yann Mabella. Pada babak kedua giliran PSIS Semarang mencetak dua gol melalui Lorensius Sabda.

Bernardo Tavares pelatih Persebaya pada laga ini memasang banyak pemain yang baru direkrut Persebaya, baik pada babak pertama dan pergantian di babak kedia.

Iklan

“Pada pertandingan ini kami sengaja memberikan kesempatan kepada banyak pemain. Bermain di latihan tentu berbeda dengan bermain di depan ribuan suporter di Stadion GBT. Saya ingin melihat siapa saja yang mampu tampil di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya,” ucap Coach Tavares usai laga.

Menurut Tavares, meskipun baru berlatih bersama selama satu pekan ada hal positif yang menjadi catatan usai laga ini. Juga banyak catatan untuk evaluasi dan perbaikan dalam persiapan tim menuju Piala Presiden dan Super League nanti.

“Ada banyak hal positif yang saya lihat. Kami mampu menciptakan banyak peluang. Namun ada juga hal yang harus segera diperbaiki, terutama dua gol yang kami kebobolan akibat kesalahan individu dan kolektif yang seharusnya bisa dihindari. Saya juga memberikan apresiasi kepada PSIS Semarang. Mereka bermain dengan baik dan memberikan perlawanan yang bagus. Pertandingan seperti ini sangat penting bagi kami untuk proses evaluasi,” terang Tavares.

Beberapa peluang masih belum menjadi gol. Ini salah satu perhatian dari pelatih asal Portugal.

“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Peluang yang kami ciptakan cukup banyak. Yang perlu diperbaiki adalah akurasi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan. Yang terpenting, kami mendapatkan banyak pelajaran dari pertandingan ini. Masih ada waktu untuk memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi kompetisi resmi,”pungkas Tavares.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display