Liga Persebaya U-14: Tembok Kokoh Putra Surabaya dan Haggana Paksa Skor Kaca Mata

Putra Surabaya U14/Foto: Liga Persebaya
Iklan

EJ – Pertandingan sengit nan ketat tersaji pada pembuka laga Liga Persebaya 2026 Kelompok Usia 14 tahun (U-14). Bertanding di Marines Sport Center, Warugunung, Karangpilang, Surabaya, Minggu (4/10/2026) pagi, duel antara Putra Surabaya U-14 melawan Haggana U-14 harus berakhir tanpa gol 0-0.

Adu Strategi Sejak Menit Pertama

Kick-off yang dimulai tepat pukul 07:00 WIB di bawah cuaca cerah ber suhu 28°C berlangsung menarik. Putra Surabaya U-14 yang tampil dengan kostum kombinasi hijau-hitam-hitam langsung menggebrak lewat skema lini tengah yang dikomandoi Maharasya Gandhie Gusti Sadiga dan kapten tim Rama Pandhyta Arya Putra.

Namun, skuad Haggana U-14 asuhan pelatih Amsal Annas tampil tak kalah disiplin. Dipimpin sang kapten Muhammad Fachri Al Anshofi di lini belakang, benteng pertahanan Haggana yang dikawal penjaga gawang Fabian Nathan Pratama sukses menggagalkan sederet peluang emas yang dibangun tim lawan.

Iklan

Begitu pula di kubu Putra Surabaya, kiper Aryasatya Syuja Effendy tampil cemerlang di bawah mistar gawang untuk memastikan gawangnya tetap clean sheet sepanjang 2×30 menit.

Rotasi Masif di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, kedua pelatih mencoba memecah kebuntuan dengan melakukan perombakan taktik. Pelatih Putra Surabaya, Safroni, memasukkan beberapa amunisi segar seperti Moch. Abiyyu Dzaky pada menit ke-18, Vicky Anugrah Ramadhani di menit ke-42, serta memainkan Diego Riva Bastian dan Mochamad Zaidan Ibrahim Arfagusti pada jeda babak (half-time).

Di sisi lain, Amsal Annas juga merespons cepat dengan melakukan pergantian pemain masif untuk Haggana. Pada menit ke-21, Haggana memasukkan empat pemain sekaligus yakni Gerrard Zaahir Al Amjad, Revano Arga Aditama, Nizam Arya As’ari, serta menarik tiga penyerangnya.

Meski tensi pertandingan di paruh kedua meningkat, laga tetap berjalan sangat bersih dan sportif. Wasit Anang Subandi tidak mengeluarkan satu pun kartu kuning maupun kartu merah hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor imbang 0-0 pun menjadi hasil adil bagi kedua tim yang sama-sama menunjukkan kualitas organisasi pertahanan yang sangat solid.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display