EJ — Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin krusial pada pekan keempat Super League 2026/2027. Bertandang ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat (9/10), tim berjuluk Green Force tersebut berhasil menundukkan tuan rumah Isenmulang Kalteng FC dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan Bajol Ijo dicetak oleh penyerang asal Brasil, Alex Martins, melalui eksekusi penalti di masa injury time babak pertama. Penalti tersebut diberikan wasit setelah Miguel Pereira dilanggar di area terlarang.
Meski membawa pulang poin penuh dan memutus hasil imbang dari laga sebelumnya melawan Garudayaksa FC, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan.
Secara statistik, Persebaya sejatinya tampil sangat dominan. Green Force mencatatkan lima tembakan tepat sasaran (shot on target), sementara Isenmulang tak mampu mengarahkan satu pun tembakan ke gawang Persebaya.
Sejumlah peluang emas pun tercipta sepanjang laga Diogo Ramalho sempat mengoyak jala lawan, namun gol dianulir karena offside. Alex Martins mendapat dua kesempatan emas dari jarak dekat di menit ke-49 dan ke-71, tetapi upayanya masih digagalkan kiper dan melambung di atas mistar. Saddil Ramdani sempat mengancam lewat sepakan jarak jauh di menit ke-51.
Ketidakmampuan mengunci kemenangan lebih awal dengan gol kedua atau ketiga inilah yang menjadi sorotan utama Tavares.
“Kami layak menang karena mampu menciptakan banyak peluang, sayangnya penyelesaian akhir masih harus ditingkatkan. Jika bisa mencetak gol kedua bahkan ketiga, pertandingan akan lebih nyaman,”kata Tavares..
Melawan Angin dan Lapangan Bergelombang
Selain masalah efisiensi di lini depan, laga di Lampung memberikan tantangan ekstra bagi Persebaya. Kondisi permukaan lapangan Stadion PKOR Sumpah Pemuda yang tidak rata serta hembusan angin yang cukup kencang sempat menyulitkan alur bola pendek maupun skema long ball Bajol Ijo.
Demi meredam tekanan tuan rumah yang makin meningkat di babak kedua, Tavares melakukan rotasi taktis. Risto Mitrevski, Malik Risaldi, Yann Mabella, Ricky Pratama, hingga Sadida Nugraha dimasukkan secara bertahap untuk menyegarkan lini tengah dan mengamankan keunggulan.
Taktik tersebut terbukti ampuh. Persebaya berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan setelah melewati lima menit masa injury time.
Modal Berharga untuk Laga Selanjutnya
Terlepas dari catatan efisiensi gol, Tavares memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan dan mental bertarung anak asuhnya di bawah tekanan.
Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi penting bagi Persebaya untuk terus bersaing di papan atas klasemen, sembari membenahi ketajaman lini serang sebelum melakoni laga berikutnya.










