EJ – Tidak ada yang tidak kecewa. Kekalahan tidak pernah terasa enak. Persebaya Surabaya harus mengalami kekalah telak dari Borneo FC Samarinda pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3) malam. Laga berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan yang dialami Persebaya musim ini. Usai laga pemain asing sekaligus kapten tim, Bruno Moreira mengaku sangat kecewa.
“Ini permainan yang sangat tidak biasa dari Persebaya,” kata pemain asal Brasil itu.
“Kami datang untuk mendapatkan tiga poin. Kami tidak mengharapkan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu,” katanya.
Dia menyebut seluruh pemain merasakan hal yang sama setelah laga berakhir. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim tidak boleh larut dalam penyesalan.
“Pertandingan ini jelas bukan laga yang biasa bagi Persebaya. Kami tentu tidak menyangka harus kebobolan hingga lima gol dan hanya mampu membalas satu. Namun, pertandingan sudah selesai dan kami harus menerima hasil tersebut,” ujar Bruno Moreira.
Untuk itu situasi tersebut harus dijadikan pelajaran bagi tim untuk tampil lebih baik di laga selanjutnya. Dengan langkah terbaik yang bisa dilakukan Persebaya saat ini adalah mengevaluasi kesalahan yang terjadi selama pertandingan.
Dia berharap seluruh pemain mampu belajar dari kekalahan tersebut agar tidak terulang di masa mendatang.
“Yang bisa kami lakukan sekarang adalah menganalisis kesalahan kami dan mencoba memperbaikinya agar menjadi lebih baik ke depan,” pungkasnya.










