Restu Orangtua, Dicky Kurniawan Siap Berjuang Bersama Persebaya

Dicky Kurniawan dkk saat juara Piala Soeratin U17 di Blitar/Foto: Joko Kristiono
Iklan

EJ – Dicky Kurniawan Arifin resmi diumumkan Persebaya sebagai salah satu punggawa untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Dicky adalah produk pemain internal Persebaya yang musim lalu berseragam Persijap Japara.

Catatan dua gol dan enam assist di Japara membuat penampilan Dicky menarik Persebaya untuk memulangkannya kembali.

Antusiasme Dicky kembali ke Persebaya mengingatkan masa mudanya saat menjadi juara Piala Soeratin U17 nasional yang berlangsung di Blitar. Kala itu gelar tersebut diraih Persebaya usai mengalahkan Persipan Pandeglang dengan skor 2-0, Sabtu (09/02/2019) malam di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar. Gol tersebut dicetak oleh Dicky Kurniawan Arifin di menit ke-17 dan Akbar Firmansyah di menit ke-32.

“Saya pernah menjadi bagian dari Persebaya U-16 pada 2018. Saat itu kami berhasil menjadi juara di Blitar. Itu menjadi salah satu momen yang sangat berkesan dalam perjalanan saya bersama Persebaya,” kenang Dicky dikutip dari laman Persebaya.id.

Iklan

Perjalanan Dicky terus berlanjut hingga promosi ke tim utama Persebaya pada Maret 2021 bersama sejumlah talenta muda, termasuk Marselino Ferdinan dan Akbar Firmansyah.

“Saya tentu sangat bangga dan bahagia ketika kembali mendapat kesempatan dari Persebaya. Begitu mendapat kabar, orang pertama yang saya hubungi adalah keluarga di rumah. Setelah itu saya langsung mantap menerima tawaran ini,” ujarnya.

Di balik keputusan tersebut, ada sosok yang memiliki peran besar dalam perjalanan sepak bolanya. Sosok itu adalah sang ayah. Dicky mengaku langsung menghubungi ayahnya saat pertama kali mengetahui adanya ketertarikan dari Persebaya.

“Saat pertama kali mengetahui ada ketertarikan dari Persebaya, saya langsung menghubungi bapak. Beliau adalah sosok yang pertama kali mengajarkan saya bermain sepak bola. Respons beliau sangat positif dan meminta saya untuk kembali ke Persebaya,” jelasnya.

Persebaya sendiri memiliki arti yang lebih dalam bagi pemain berkaki kidal tersebut. Bukan hanya tempat berkembang sebagai pesepak bola, tetapi juga lingkungan yang memberinya rasa nyaman dan kebersamaan.

“Di Persebaya, saya tidak hanya mendapatkan tempat untuk berkembang sebagai pemain, tetapi juga merasakan kebersamaan seperti keluarga. Itu yang membuat klub ini selalu memiliki tempat spesial di hati saya,” terangnya.

Kini, Dicky kembali dengan status dan pengalaman yang berbeda. Jika dahulu ia datang sebagai pemain muda yang sedang merintis jalan, kali ini ia hadir sebagai pemain yang telah melewati berbagai proses dan tantangan di level profesional.

“Sekarang saya kembali dengan status pemain senior. Tentu saya berharap bisa mengulang kesuksesan yang pernah dirasakan saat di kelompok usia muda, bahkan dengan pencapaian yang lebih besar bersama tim utama,” tegasnya.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display