EJ – Persebaya kembali mendatangkan pemain asing barunya dari Brasil yaitu Gledson Paixao. Musim lalu Gledson bermain untuk PSM Makasar.
Gelandang asal Brasil tersebut sepakat memperkuat Green Force dengan kontrak berdurasi satu musim, disertai opsi perpanjangan untuk musim berikutnya.
Kehadiran Gledson menjadi bagian dari upaya Persebaya memperkuat lini tengah sekaligus
menyempurnakan komposisi skuad sesuai kebutuhan tim pelatih. Dengan pengalaman yang dimilikinya di kompetisi Super League musim lalu, pemain berusia 31 tahun itu diharapkan mampu membawa energi, keseimbangan, dan karakter kuat di lapangan.
Gledson dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang memiliki daya jelajah tinggi.
Karakter permainannya yang agresif dalam duel, disiplin menjaga keseimbangan tim, serta
kemampuannya membaca permainan membuatnya menjadi sosok penting di area tengah.
Tak hanya beroperasi sebagai gelandang bertahan, pemain kelahiran 18 Mei 1995 itu juga
mampu menjalankan peran sebagai bek tengah dengan kualitas yang tak kalah baik.
Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah yang dapat memberikan banyak opsi bagi tim
pelatih sepanjang musim.
Karakter petarung yang dimiliki Gledson tercermin dari statistiknya musim lalu. Ia
mencatatkan persentase kemenangan duel bertahan mencapai 56,9 persen, angka yang
menunjukkan konsistensi dan efektivitasnya dalam mengawal area pertahanan tim.
Kemampuan tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi permainan Persebaya
sepanjang musim.
Setibanya di Surabaya, Gledson langsung merasakan hangatnya sambutan keluarga besar
Persebaya. Sambutan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi pemain yang
sebelumnya memperkuat PSM Makassar itu.
“Sambutannya luar biasa. Menurut saya, sulit meminta sambutan yang lebih baik dari ini.
Saya benar-benar bahagia dengan cara saya diterima di sini,” ucap Gledson.
Sebelum berlabuh di Kota Pahlawan, Gledson telah lebih dulu mengenal atmosfer sepak
bola Indonesia bersama PSM Makassar. Pada musim lalu, ia tampil dalam 22 pertandingan
dan menyumbangkan satu gol serta satu assist. Pengalaman tersebut menjadi modal
berharga untuk menghadapi kerasnya persaingan kompetisi musim depan.
Selain pengalaman di kompetisi domestik, Gledson juga telah merasakan langsung atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo saat menghadapi Persebaya sebagai lawan. Pengalaman itu membuatnya memahami betapa besar kekuatan yang dimiliki Green Force dari tribun penonton.
“Saya pernah bermain melawan Persebaya dan tahu betapa sulitnya bermain di hadapan
suporternya. Atmosfer yang mereka ciptakan sangat luar biasa,” ujarnya.
Kesempatan bergabung dengan Persebaya pun datang pada momen yang tepat. Bagi
Gledson, mengenakan seragam Green Force adalah tantangan besar yang ingin ia jalani
dengan penuh antusiasme.
“Saya adalah orang yang menyukai tantangan, jadi ketika kesempatan datang untuk
bergabung dengan Persebaya, saya langsung menerimanya. Saya ingin menghadapi
tantangan ini dan memberikan hasil terbaik bersama mereka,” tandasnya.
Di tengah perjalanan klub menuju usia satu abad, Gledson ingin menjadi bagian dari
perjuangan besar Green Force untuk terus bersaing di level tertinggi. Ia datang dengan
tekad untuk membantu Persebaya meraih hasil terbaik dan menghadirkan kebanggaan bagi
seluruh pendukung.
“Target kami jelas, yaitu bersaing di papan atas dan meraih sebanyak mungkin prestasi.
Namun semua itu tidak datang begitu saja. Kami harus bekerja keras setiap hari agar bisa
mencapai apa yang menjadi tujuan bersama,” tegasnya.
Menutup perkenalannya sebagai bagian dari keluarga besar Persebaya, Gledson turut
menyampaikan pesan khusus untuk Bonek dan Bonita. Ia berharap dukungan yang selama
ini menjadi kekuatan Green Force terus mengalir sepanjang musim.
“Saya berharap Bonek dan Bonita terus memberikan dukungan kepada tim. Dengan
kebersamaan dan kerja keras, saya yakin kita bisa mencapai target-target besar yang sudah kami tetapkan musim ini,” pungkasnya.










