EJ — Berada di tengah kemegahan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak sedikit pun menggentarkan langkah para talenta muda Sepak Bola Indonesia. Di antara gemuruh sorak penonton dan ketatnya persaingan Piala Soeratin Nasional U-13, sosok Keanu Athallah Syahir tampil mencuri perhatian. Pemuda cerdas asal Gresik ini kini tengah berjuang membawa nama harum Persebaya Surabaya U-13 di panggung sepak bola nasional.
Lahir di Gresik pada 30 Maret 2013, Keanu bukan sekadar siswa kelas 7F biasa dari SMPN 24 Gresik. Di balik kehidupannya sebagai pelajar, ia menyimpan impian besar yang perlahan mulai terwujud: mengenakan jersey hijau kebanggaan “Bajul Ijo” Persebaya.
Dari El Faza Menuju Pentas Nasional
Bakat dan ketajaman Keanu tidak didapatkan secara instan. Hasil tempaan keras di klub asalnya, Grefoo Academy lalu menuju El Faza anggota internal Persebaya, menjadi pondasi kokoh bagi perkembangan permainannya. Berkat kedisiplinan serta dorongan penuh dari sang ayah, Rojikhus Syahir, Keanu berhasil melewati berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih masuk ke dalam skuad elit Persebaya U-13.
Bagi anak seusianya, membela tim sebesar Persebaya Surabaya adalah sebuah pencapaian yang sangat membanggakan sekaligus tanggung jawab besar.
“Saya sangat bersyukur bisa bergabung dan membela tim kebanggaan ini. Persebaya adalah impian bagi setiap pemain muda,” ungkap Keanu penuh haru dan bangga di sela-sela kegiatannya bertanding di IKN.
Mimpi Besar di Ibu Kota Baru
Kini, di bawah terik matahari dan megahnya lapangan sepak bola IKN, Keanu bersama rekan-rekannya di Persebaya U-13 siap memberikan performa terbaik demi membawa pulang piala ke Jawa Timur. Kehadirannya tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolahnya di Gresik, tetapi juga bukti bahwa mimpi besar anak daerah bisa menembus panggung nasional.
Perjalanan Keanu Athallah Syahir baru saja dimulai. Dengan kerja keras, doa orang tua, dan semangat pantang menyerah khas Suroboyo, jalan menuju bintang masa depan sepak bola Indonesia terbuka lebar untuknya.










