Ahmad Rosyidin Sebut Ada Plus Minus Ditundanya Laga Lawan PSBI

Ahmad Rosyidin (kanan) dan Lulut Kistono (kiri) saat memimpin latihan. (Foto: EJ)

EJ – Simpang siur mengenai venue dan tanggal  pelaksanaan pertandingan pekan ketiga Liga 2 antara Persebaya melawan PSBI Blitar semakin jauh dari kejelasan. Awalnya, PSBI dijadwalkan untuk menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Penataran pada lanjutan Liga 2 pekan ketiga, Sabtu (6/5). Namun ada kendala terkait ijin dari pihak keamanan dimana PSBI belum mendapatkan ijin pertandingan, sehingga kubu tuan rumah pun menyurati PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait pertandingan tersebut.

Setelah penundaan pertandingan telah disetujui PT LIB, jadwal PSBI melawan Persebaya semakin membingungkan karena berhembus kabar bahwa tuan rumah ingin menggelar laga tepat waktu dengan opsi pertandingan tanpa penonton. Opsi tempatnya di lapangan Yonif 511 Blitar.

Ketidakjelasan panpel tuan rumah dalam menggelar pertandingan pun berimbas pada persiapan tim Persebaya. Persebaya yang sedang membutuhkan poin pun dibuat pusing dengan ketidakjelasan laga tersebut.

“Kalau dibilang menguntungkan, kita tambah waktu untuk persiapan karena laga ditunda. Kalau kerugian jelas ada karena kita harusnya sudah siapkan tim untuk bertanding. Jadi memang ada plus minusnya.” ujar asisten pelatih Persebaya, Ahmad Rosyidin usai latihan pagi di Lapangan Polda Jatim, Rabu (3/5) pagi tadi.

Lebih lanjut lagi, Ahmad Rosyidin belum menentukan apakah akan mengurangi intensitas latihan karena tidak jelasnya kapan laga melawan PSBI akan digelar.

Sementara itu, latihan Persebaya pada Rabu (3/5) pagi tadi sudah kembali diikuti oleh beberapa pemain yang sebelumnya absen akibat cedera. Dimas Galih sudah bisa ikut latihan usai sembuh dari tifus. Dua pemain anyar Persebaya, Rishadi Fauzi dan Mardiono pun juga sudah terlihat bisa membaur dengan punggawa-punggawa Green Force lainnya. (rvn/bim)

BACA:  Persebaya Kembali Latihan Usai Liburan