Kalah di Kandang, Persebaya Lupa Cara Cetak Gol

Kapten Persebaya, Rendi Irwan dan Manajer Tim Chairul Basalamah usai laga menghadapi Kalteng Putra. Foto: Joko Kristiono/EJ

EJ – Pertandingan pamungkas Persebaya di babak 16 Besar berakhir dengan hasil buruk. Menghadapi Kalteng Putra di Gelora Bung Tomo, Kamis (12/10), Green Force dipaksa menyerah dengan skor 0-1. Gol Kalteng Putra dicetak oleh pemain andalan mereka Rivaldi Bawuo di babak kedua.

Pada laga ini, pelatih Persebaya, Alfredo Vera, menurunkan skuad terbaiknya. Hanya minus Irfan Jaya yang masih mengalami cedera perut.

Kalteng Putra yang butuh kemenangan untuk lolos ke fase 8 Besar langsung tampil ngotot di menit-menit awal. Namun Persebaya segera menguasai pertandingan. Ricky Kayame beberapa kali mengancam gawang lawan. Trio Sidik Saimima, Misbakhus Solikin, dan gelandang putra Bontang, Muhammad Hidayat kembali bermain bersama.

Kayame dan Rendi kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawan. Dua peluang Kayame belum berhasil menembus gawang Kalteng Putra yang dijaga Galih Sudaryono. Salah satunya di menit 11. Bola yang dicocor Kayame masih melenceng di sebelah kiri gawang Galih. Di menit 23, tendangan Kayame masih bisa ditepis Galih dan menghasilkan tendangan penjuru. Satu menit berselang, lagi, tendangan Kayame masih bisa ditangkap kiper.

Di penghujung babak pertama, tendangan bebas Misbakhus juga masih melambung di atas mistar. Secara keseluruhan, Persebaya menguasai pertandingan di babak pertama, namun masih gagal menghasilkan gol.

Di babak kedua, skema serangan Persebaya masih sama. Kehilangan Irfan Jaya membuat serangan-serangan Persebaya terlihat monoton. Namun Persebaya masih mempunyai peluang. Salah satunya lewat kaki Hidayat di menit 48. Sayangnya tendangan MH96 dari luar kotak penalti masih melambung.

Menit 58, Rangga Muslim masuk menggantikan Misbakhus yang tampak terpincang-pincang. Masuknya Rangga membuat serangan Persebaya bertambah tajam. Umpan-umpan Rangga beberapa kali memberikan peluang. Namun tak satu pun yang bisa dikonversi menjadi gol.

BACA:  Green Force Bintang Lima, Persebaya Pesta Gol

Masuknya Mei Prasetyo dan Yogi Novrian tak juga mampu membuat Persebaya menghasilkan gol. Justru striker Kalteng Putra, Rivaldi Bawuo, mampu mencetak gol untuk timnya. Memanfaatkan skema serangan balik, Rivaldi mampu melewati pemain belakang Persebaya. Sepakan akurat Rivaldi di menit 76, mampu menembus gawang Persebaya yang dijaga Miswar Saputra. Sang tamu Kalteng Putra pun unggul 1-0 atas tuan rumah Persebaya.

Tertinggal satu gol, Persebaya terus menggempur pertahanan Kalteng Putra. Beberapa kali tendangan bebas di dapat di depan kotak penalti. Sayangnya semua eksekutor tak bisa menembus gawang tim berjuluk Enggang Borneo tersebut. Menit 90, satu tendangan Ricky Kayame hampir berbuah gol. Menerima umpan Rangga di kotak penalti, tembakan Kayame masih melebar tipis di sisi kanan gawang Galih Sudaryono.

Sampai wasit Syamsuddin Mahmud asal Aceh meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, kedudukan tetap sama. Persebaya mengalami kekalahan pertama di kandang sekaligus meloloskan Kalteng Putra ke babak 8 Besar. Ini adalah kekalahan pertama Alfredo Vera selama membesut Persebaya di Liga 2. Persebaya juga gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut. Artinya, Persebaya tidak pernah lagi mencetak gol dalam 270 menit. (bim/iwe)