PSSI Ingkar Janji, Persebaya Tidak Jadi Ikut Kompetisi

Johar Arifin setelah keputusan agenda nomor tujuh dan delapan dibatalkan. Ia termasuk orang yang diputuskan tidak diampuni. Agenda pembahasan klub terhukum termasuk Persebaya juga ditiadakan. (Foto: Bimbim/EJ)
Iklan

EJ – Janji PSSI untuk mengampuni klub-klub terhukum termasuk Persebaya sehingga bisa masuk ke kompetisi ternyata tidak terbukti. Mayoritas pemilik suara (voter) tidak setuju klub-klub tersebut diampuni.

Awalnya pembukaan kongres berjalan lancar. Menginjak agenda ketujuh yakni pengampunan perorangan dan klub terhukum. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, menginterupsi. Menurutnya pemutihan sanksi terhadap klub-klub terhukum perlu kajian mendalam dan diputuskan pengurus PSSI berikutnya.

“Bagi kami pemutihan sanksi perlu ada kajian mendalam, jadi biar diputuskan oleh pengurus berikutnya,” ujar Haruna.

Ia kemudian meminta soal pengampunan dilempar kepada pemilik suara untuk dilakukan voting.

Iklan

Saat voting, mayoritas pemilik suara tidak setuju agenda pengampunan terhadap klub. Hasilnya 84 tidak setuju, 14 setuju, dan 6 abstain.

Dengan hasil ini, agenda ketujuh tidak diterima. Plt Ketua Umum PSSI, Hinca Pandjaitan kemudian menyatakan agenda ketujuh tidak dilanjutkan.

“Hari ini adalah kesepakatan pemegang suara. Hasilnya tadi keputusan untuk agenda ketujuh tidak diterima,” ujar Hinca.

“Konsekuensinya, orang-orang di situ dan klub di situ tidak berhak berada di sini dan tidak berhak atas hak suara,” tambahnya.

Untuk agenda nomor 8 yakni membahas persetujuan penerimaan anggota klub baru dan penentuan status kompetisi batal dibahas. Saat dilakukan pemungutan suara, 84 tidak setuju, 10 setuju, dan 5 abstain. Dengan demikian status Persebaya dan klub-klub lainnya tidak dibahas dalam agenda kongres kali ini.

Keputusan ini tentu saja sangat menyakitkan bagi Persebaya dan Bonek. Setelah PSSI berjanji akan mengembalikan hak-hak Persebaya dan ditetapkan sebagai peserta kompetisi resmi, pada kongres ini janji tersebut tidak terbukti. (bim/iwe)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display