Selayang Pandang, Kisah Perjuangan Heroik Bonek Membela Persebaya

Aksi Bonek di GOR Pajajaran. (Foto: Joko Kristiono/EJ)

Sebut saja Bonek, suporter militan klub sepak bola Persebaya. Persepsi publik dan khalayak masyarakat terus dan selalu memberikan labelisasi negatif terhadap aktifitas Bonek saat mendukung Persebaya. Sekecil apapun perbuatan buruk Bonek akan menjadi isu seksi dan berita besar bagi media massa tanah air.

Enam tahun yang lalu, menjadi titik awal bagi Bonek meneguhkan diri secara bersama-sama, berjuang melawan pendzoliman kepada Persebaya. Saat Persebaya dipaksa kalah WO melawan Persik Kediri untuk menyelamatkan anak kesayangan PSSI yaitu Pelita Jaya.

Bisa jadi pikiran PSSI kala itu, meremehkan dan mengkerdilkan perlawanan Bonek. Apa mungkin dan mustahil kiranya jika Bonek mampu bertahan melawan dan berjuang sampai sekarang ini. Kala itu, PSSI tentu beranggapan suporter itu mudah terbeli, tidak konsisten dan “joget” belaka.

Siapapun boleh memperdebatkan tentang posisi Persebaya sebagai klub inisiator lahirnya Liga Primer Indonesia (LPI) dan Indonesia Premier League (IPL). Perdebatan apapun dalam situasi apapun pula, yang tak bisa disanggah adalah bahwa Persebaya adalah klub sepakbola yang berani melawan ketidakadilan dalam sepakbola Indonesia.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel