Ruang dan Waktu Persebaya

Mural by @ProjectMural

Sebuah judul rare yang akan penulis bawa di-essay yang super singkat ini. Pemanifestasian utuh tentang kerelaan, kesetiaan, loyalitas, dan martabat harga diri bangsa yang berhimpun dalam warna yang beridentik berwarna hijau dengan tugu, sura serta buaya-nya.

Baiklah, akan saya coba. Bismillah. Terlalu linear untuk mengatakan bahwa Persebaya adalah sembilan huruf sederhana yang terlapis oleh fanatisme tanpa arah. Terlalu sederhana pula jika menganggap Persebaya adalah linear dengan Surabaya-nya kendati hakikinya adalah jawaban iya.

BACA:  Demi Satu Impian Yang Kerap Ganggu Tidurku

Dalam segi masa lalu, Persebaya yang dengan mbah Paijo dan sejawatnya di awalannya bernama SIVB (Soerabhaiaische Indonesische Voetbal Bond) merupakan penggalan puzzle sejarah bangsa yang turut andil dalam melengkapi perjuangan Indonesia 1945. Sembarang orang kala itu, kemarin, detik ini, esok, lusa hingga selamanya, Persebaya akan tetap menjadi utopia bagi siapapun yang berhasrat melenyapkannya. Sebuah titik penegasan bahwa sejatinya perjalanan Persebaya adalah perjalanan sepak bola Indonesia. Hal absurd andaikata artefak itu lenyap dalam palung laut yang menghempaskan bangsa Indonesia dari sejarah, asal-usul, riwayat, dan silsilah bangsa nya.

Halaman 1 2 3 4 5

Komentar Artikel