Ada Bonek di Balik Heroiknya Suporter Timnas di Malaysia

Salah satu Bonek yang ikut mendukung timnas. Foto kanan: Evan DImas menghampiri suporter timnas dan berselfie usai pertandingan. Ada Bonek terlihat membawa syal dan Bonek yang badannya dicat putih. Foto: Bonek Malaysia.
Iklan

EJ – Timnas U-22 sukses menggulung Filipina 3 gol tanpa balas pada pertandingan penyisihan grup Sea Games 2017 di Kuala Lumpur tadi malam (17/8). Luis Mila sang juru latih mengaku kemenangan anak asuhnya juga dibantu dengan aksi heroik suporter timnas yang hadir Stadion Shah Alam.

Namun siapa menyangka di balik militansi 5.230 orang suporter timnas yang mengisi tribun tamu ternyata diaktori salah satunya oleh Bonek. Koordinator Bonek Malaysia, Adit, mengaku bahwa pada pertandingan tersebut tidak kurang 81 orang anggota Bonek Malaysia mendukung langsung timnas. Bersama kelompok Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia, Bonek membagi tugas untuk membuat tribun jadi lebih “hidup”dan terkoordinasi, mengingat para suporter yang hadir berasal dari berbagai latar belakang.

”Sebelum Kick-Off, kami telah berkoordinasi dengan Aliansi untuk membagi tugas. Bonek sepakat untuk mengawal bendera raksasa merah putih untuk dikelilingkan di tribun. Karena khawatir bendera ini akan sobek, lubang kena rokok, bahkan terinjak injak. Lalu sebagian dari Bonek juga kami tempatkan di tribun dan menjadi maskot,” kata arek Karang Empat, Surabaya ini.

Dilanjutkannya, bendera yang Bonek kawal ini diproduksi menggunakan uang dari para supporter yang bekerja di Malaysia, yang dikumpulkan dalam wadah kelompok Aliansi Suporter Indonesia di Malaysia. Dan sudah menjadi kewajiban kami dan hak mereka menikmati kegembiraan mendukung timnas dengan ikut merasakan memegang bendera raksasa tersebut. Hal ini juga menampik isu bahwa bendera ini milik Aremania yang dibawa dari Jakarta.

Iklan

Namun, terlepas dari euforia kemenangan melawan Filipina tadi malam, pihaknya juga meminta maaf jika dukungan yang Bonek dan Aliansi Suporter Indonesia lakukan kurang maksimal.

”Sayang sekali petugas melarang kami membawa megaphone, roll pape,r dan stick joran ke dalam. Sehingga komunikasi dari capo kepada supporter yang lain tidak sampai secara jelas. Itu yang menyebabkan rencana koreo bertuliskan angka 72 tidak berhasil,” sambungnya.

Adit berharap di pertandingan melawan Timor Leste 20 Agustus mendatang, para suporter yang hadir lebih banyak. Terutama Bonek yang lain yang selama ini belum sempat berkumpul dengan Bonek Malaysia. Terlebih pertandingan tersebut digelar pukul 4 sore waktu Malaysia di Stadion Selayang sehingga tidak perlu khawatir untuk kesulitan mendapat transportasi pulang ke rumah. (bm)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display