Saatnya Bawa Persebaya Terbang Tinggi ke Liga 1

Misbakus Solikin usai mencetak gol ke gawang Persinga. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

Hai sayangku Persebaya

Sudah selama enam bulan ini kita mengarungi perjalanan menuju tempat impian bersama. Pasang surut kejadian kita alami bersama. Harapan dan impian kita sama. Masalah yang kita hadapi berbeda.Karena memang semua ada pada tempatnya masing-masing.

Mengawali kompetisi dengan bermain imbang di kandang menghadapi Madiun Putra. Tim yang saat ini justru sudah degradasi keLiga 3. Selanjutnya malah menelan kekalahan saat bertandang ke Martapura. Insiden Iwan Setiawan membumbui perjalanan Persebaya. Hubungan Bonek dengan manajemen sangatlah dinamis. Seperti saling berbalas pantun seakan kisah para penyair Melayu. Beberapa daerah juga sangat paranoid dengan bonek. Mulai Blitar, Ngawi, sampai Tuban menolak kehadiran Bonek mendampingi Persebaya bermain. Juga gesekan dengan sebuah perkumpulan silat sempat mewarnai perjalanan Bonek dan Persebaya.

Akhir babak 16 besar justru menjadi tamparan keras dan pelajaran sangat berharga. Persebaya kalah di kandang dari Kalteng Putra. Lolos ke babak berikutnya dengan banyak catatan. Evaluasi total terjadi baik pada diri Persebaya maupun bonek sendiri.

Iklan

Persebayaku sayang,

Babak delapan besar sudah di depan mata. Hanya empat laga yang harus dimenangkan untuk menggapai mimpi kita bersama. Kebangkitan Persebaya bukan datang dari langit tanpa perjuangan, do dan bahkan nyawa. Kalian yang ada di dalam sana, berjuanglah sebagai kesatria.

Bawalah Persebaya terbang tinggi ke angkasa. Jaga dan redam ego pribadi kalian. Jadilah sebuah kesatuan utuh untuk Persebaya. Pastikan kalian akan jadi bagian sejarah besar dalam hidup kalian. Banyak pemain bermimpi bermain untuk Persebaya. Ini adalah anugerah bagi kalian bisa bermain disini.Manfaatkan dan berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan dengan hati kalian.Babak selanjutnya ada kemungkinan bermain di luar Surabaya. Jangan takut, Bonek akan selalu ada untuk kalian.

Saya yakin segala macam urusan non teknis sudah teratasi. Gaji, bonus, dan fasilitas lain sudah lancar. Jangan lagi berpikir yang lain. Berlatih, berlatih, berlatih, tuntaskan episode perjuangan yang mendekati babak akhir.

Masih ada waktu untuk berlatih sebelum terjun ke medan laga. Buat pelatih dan staf, berikan ramuan yang pas untuk para pemain. Buktikan kalian pantas namanya tertulis dalam lembaran sejarah baru Persebaya. Ini bisa kalian ceritakan pada anak cucu di masa mendatang. Jadilah pahlawan Persebaya. Persebaya bukan hanya semua nama klub. Ini adalah harga diri, jati diri, dan kebanggaan dalam kehidupan.

Liga 1 sudah menunggu. Berjuanglah dan berjayalah. Kalian tidak sendirian. Percayalah!

Salam, Rafsanjani

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display