Mobilitas dan Eksplosifitas Green Force Redam MU

Gol yang dilesakkan Pahabol. Foto: Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Persebaya mampu meredam superiotas Madura United dan membuat tim asal Pulau Garam itu kalah tipis 1-0 di depan 50.000 penonton. Tentu hasil yang bagus buat Persebaya mengingat sebelumnya, MU diprediksi bisa mengalahkan Persebaya dengan teknik dan skill para pemainnya yang cukup baik. Apa faktor-faktor yang membuat Persebaya bisa mengalahkan Laskar Sapeh Kerap? Berikut analisis Dhion Prasetya mengenai jalannya pertandingan.

Analisis Babak Pertama:

Di 10 menit pertama, permainan Persebaya cenderung meraba-raba. Tapi setelahnya, determinasi lini tengah dan sektor sayap kiri mereka menjadi luar biasa. Sering pula Nelson Alom dan Rendi Irwan melakukan intersepsi di lini tengah. Ditambah pula eksplosifitas Abu Rizal di sisi bek sayap kanan menambah supremasi Tim Bajul Ijo atas MU.

Otavio Dutra bermain bagus baik ketika bertahan maupun membantu penyerangan. Pun demikian dengan Fandry Imbiri yang melakukan satu kali clearance off line yang luar biasa.

Iklan

Feri Pahabol lagi-lagi menjadi pembeda. Selain bermain taktis dan impresif, gol kaki kiri ala “Roberto Carlos” di menit ke-29 memanfaatkan umpan Ruben Sanadi membuat “Green Force” untuk sementara unggul 1-0 atas MU.

Analisis Babak Kedua:

Persebaya memulai pertandingan babak kedua dengan tempo sedang. Sedangkan MU mulai merespon di menit ke-62 dengan memasukkan Christian Gonzales. Pelatih Gomes de Oliveira akhirnya memutuskan untuk membombardir gawang Persebaya dengan memasukkan duo “winger” Greg Nwokolo dan Kiyabu Nkoyi.

Hasilnya, gawang Miswar Saputra mengalami beberapa kali serangan bertubi-tubi MU. Namun serangan ini seperti tak ada artinya menghadapi solidnya lini belakang Green Force. Dan dengan skema ini menimbulkan lubang di lini belakang Madura United. Beberapa kali para pemain Persebaya mampu melancarkan serangan balik cepat yang tepat sasaran. Namun sayang tidak menghasilkan gol.

Acungan jempol untuk dua bek sayap Tim Bajul Ijo. Mobilitas serta eksplosifitas Abu Rizal di kanan dan Ruben Sanadi di kiri seakan menjadi garansi tersendiri. Catatan khusus untuk Ruben Sanadi. Permainannya sore ini layak diganjar nilai 8. Dua intersep, dua tackle bersih dan tujuh umpan silang menjadi pencapaiannya.

Robertino Pugliara yang masuk di menit ke-65 masih belum memperlihatkan sentuhan magisnya. Mungkin karena baru bergabung beberapa hari ini.

Anyway, selamat buat anak asuhan Angel Alfredo Vera. Semoga bisa meraih hasil maksimal di babak selanjutnya. (*)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display