Ini Hasil Rapat Konsolidasi Bonek Bahas Awaydays

23
Rapat Bonek di belakang Hi-Tech Mall, Minggu (15/4). Foto: Sulaiman for EJ
0Shares

EJ – Berbagai persoalan yang membelit Bonek terutama saat away membuat mereka mengadakan rapat akbar. Rapat yang digelar di belakang Hi Tech Mall, Surabaya, Minggu (15/4) malam itu dihadiri ribuan Bonek. Acara dimulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.

Beberapa bonek yang dituakan terlihat hadir dalam pertemuan seperti Cak Grandong, Cak Andie Peci, Cak Hasan Tiro, Cak Tessi, Cak Arif, Cak Tulus, dan masih banyak lagi. Pertemuan ini sejatinya hanya untuk perwakilan-perwakilan komunitas namun antusiasme Bonek tak terbendung hingga ribuan yang datang.

Ada beberapa yang dibahas dalam rapat antara lain tentang estafet, bantuan hukum kepada korban pengeroyokan di Solo, dan beberapa hal lain. Ada beberapa orasi dan usulan dari Bonek yang hadir.

“Sebagai pecinta Persebaya, saya miris karena melihat dulur-dulur estafet. Tidak semua estafet itu, nyuwun sewu, maling. Piye carane ben gak koyok ngene terus. Karena dalam waktu dekat Persebaya akan melawan PSIS di mana kalau tidak di Magelang atau Bantul yang nanti melewati Solo. Karena yang jatuh korban banyak yang dari estafet,” ujar Cak Grandong.

Sementara Cak Rian mengatakan jika sekarang bukan saatnya mencari siapa yang salah benar atau pun menyalahkan Bonek estafet. “Sekarang bukan zaman APBD sehingga tidak bisa mencukupi. Bukan karena panutan komandan atau elemen. Ayo dari hati kita berubah. Potongan tiket entah sewu opo rongewu, kita bicarakan ke manajemen. Untuk dulur-dulur estafet ojo nggrundel, itu demi kebaikan bersama,” ucapnya.

“Persebaya jangan hanya memikirkan store dan lain-lain. Kalau memang kita Bonek, ayo digarap bareng-bareng. Mungkin karena di GBT sudah lebih baik (aman) sehingga kita alihkan fokus ke luar kota. Nelongso. Kalau memang ada keramaian yang menyita perhatian, kita hampiri,” kata Cak Tessy.

Cak Andie Peci dalam orasinya mengusulkan manajemen membuat Persebaya Care yang bertujuan untuk membantu Bonek yang bermasalah saat away. “Ketika Persebaya main di GBT, hasil dari penjualan tiket disisihkan 1-2% untuk membantu Bonek ketika away mengalami masalah,” ucapnya.

Dari rapat akbar tersebut, ada beberapa yang bisa ditarik kesimpulan, antara lain:

  1. Bonek akan menindak tegas terhadap siapa pun yang bertindak kriminal meski itu dari kalangan Bonek sendiri, terutama saat away.
  2. Maksimal pada Selasa, 17 April 2018, perwakilan Bonek dan keluarga korban akan mengunjungi Polresta Surakarta untuk melaporkan kejadian pengeroyokan.
  3. Akan mengadakan rapat internal Bonek dari semua perwakilan komunitas dalam waktu secepatnya.
  4. Mengusulkan kepada manajemen untuk membentuk struktur khusus untuk menangani masalah Bonek terutama saat away.
  5. Mengusulkan kepada manajemen membentuk Persebaya Care, yaitu bantuan kepada Bonek yang mengalami musibah saat mendukung Persebaya. Pendanaannya bisa diambil dari hasil penjualan tiket laga kandang.

Dalam acara semalam, terlihat hadir perwakilan manajemen Persebaya yakni Sidik Tualeka atau biasa dipanggil Alex. Setelah pertemuan ini akan segera dilanjutkan dengan pembahasan internal yang dilakukan perwakilan komunitas. (bim)

Facebook Comments