Nestapa Talenta Lokal Binaan Klub

Alfredo Vera dan Misbakus Solikin. Foto: Joko Kristiono/EJ

Ada yang menarik bila mencermati line up yang sering diturunkan oleh coach Alfredo Vera selama ini. Penulis melihat talenta jebolan klub Persebaya lebih sering duduk di bangku cadangan. Contoh yang paling mudah adalah Alfonsius Kelvan dan Misbakus Solikin.

Menurut penulis, penampilan kedua pemain tersebut bila dipercaya menjadi starter boleh dibilang tidak mengecewakan. Alfonsius yang memulai debut pada saat laga persahabatan melawan PSS Sleman sempat menggagalkan tendangan penalti di laga debutnya. Meski terakhir bermain di Bali United, Alfonsius merupakan jebolan klub lokal Fatahillah. Dia juga sempat memperkuat Persebaya U-21 pada 2010.

Sementara itu siapa yang tidak kenal dengan Misbakus? Cak Mizz, sapaan akrab Misbakus, adalah top skor Persebaya di Liga 2 dengan torehan 11 golnya. Meski penulis paham level Liga 2 sangat berbeda dengan Liga 1, namun itu bukan berarti Cak Mizz tidak layak bermain di Liga 1

Masih ada 1 pemain lagi yang tidak pernah tampil sama sekali di Liga 1 yaitu king Arthur Irawan. Arthur yang merupakan asli arek suroboyo ini saya yakin dia sangat ingin menunjukkan level permainannya di Liga 1.

Saran saya buat tim Persebaya adalah agar bisa lebih mempercayai talenta lokal yang ada. Bukan tidak mungkin dengan hadirnya tiga pemain yang disebut di atas bisa menularkan semangat pantang menyerah ciri khas arek Suroboyo kepada para punggawa Persebaya yang bukan berasal dari Surabaya.

Karena menurut penulis, yang hilang dari Persebaya saat ini adalah semangat berjuang hingga titik darah penghabisan.

Facebook Comments
BACA:  Persebaya Sebagai Ikon Surabaya dan Wisata Olah Raga, Pemkot Wani?