Jelang Bali United vs Persebaya, 22 Ribu Tiket Ludes, Romantisme Taufik-Alfonsius

Pemain Persebaya saat jeda pertandingan. Foto: Rizka Perdana Putra for EJ
Iklan

EJ – Laga di pekan ke-31 Liga 1 2018 akan tersaji di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali yang akan mempertemukan tuan rumah Bali United menjamu Persebaya Surabaya, Minggu (18/11). Laga ini sangat penting bagi kedua tim dengan tujuan berbeda.

Persebaya sedang mencari kepastian lolos dari jerat degradasi. Dua kemenangan beruntun di kandang belum memastikan skuad Green Force aman. Saat ini Persebaya masih menduduki peringkat 10 klasemen dengan poin 41. Minimal butuh satu kemenangan lagi dari empat laga tersisa yang dimiliki oleh tim yang ditangani Djadjang Nurdjaman ini.

Sementara Bali United menghuni peringkat enam dengan nilai 45. Secara matematis, mereka masih memiliki peluang sebagai juara. Tim yang saat ini diarsiteki Widodo C Putra juga tercatat sebagai runner up musim lalu di bawah Bhayangkara FC.

22 Ribu Lembar Tiket Ludes

Iklan

Dikutip dari Tribun Bali, H-2 tiket laga ini sudah ludes. Artinya kapasitas 22 ribu akan dipenuhi kedua kelompok suporter. Sebanyak 15.000 tiket habis dibeli sebagian besar bonek secara online.

Mulai hari ini, Jumat (16/11), ribuan Bonek sudah mengalir menuju Bali. Ini adalah tur ulangan tahun 2011 saat Persebaya (1927) menghadapi Bali Devata. Sejatinya, Persebaya musim ini pernah bermain di Gianyar. Kala itu bertindak sebagai tamu dari Persib Bandung. Dalam laga yang berakhir kemenangan Persebaya tersebut tidak dapat dihadiri penonton karena sanksi yang diterima Maung Bandung.

Romantisme M Taufik dan Alfonsius Kelvan

Duel nanti akan ada beberapa reuni yang mempertemukan para mantan. Bali dan Surabaya sebenarnya sudah sejak lampau menjadi pertukaran pemain. Baik itu Persebaya, Niac Mitra, maupun Asyabaab Salim Grup.

Nama-nama I Wayan Diana, Anak Agung Rae Bawa, Muharrom Rusdiana beberapa nama putra Bali yang sempat berkarir di Surabaya. Dalam laga nanti akan bertemu M Taufik mantan punggawa Persebaya dan Alfonsius Kelvan akan bertemu mantan klubnya.

Taufik dan Alfons adalah dua mantan jebolan klub internal Fatahillah 354 yang dulu bermarkas di daerah Ketintang. Dua pemain ini adalah roommate saat keduanya bermain di Bali United. Jika keduanya dimainkan akan terjadi perang tanding yang penuh dengan romansa keindahan pantai Kuta.

Irfan Jaya dan Stefano Lilipaly Absen

Dalam laga besok juga akan ada beberapa pemain andalan kedua tim yang akan absen. Mereka absen bukan karena cidera atau akumulasi kartu. Juga bukan karena sanksi komdis. Tetapi karena saat bersamaan harus membela tim nasional Indonesia.
Bali United mengirimkan dua nama ke tim nasional yang hari Sabtu ini bertanding di Bangkok Thailand menghadapi tuan rumah di Piala AFF 2018. Dua pemain tersebut adalah Stefano Lilipaly dan Ricky Fajrin. Sementara Persebaya harus tanpa sayap lincahnya pemuda asal Bantaeng Irfan Jaya.

Irfan Jaya menjadi pencetak satu-satunya gol kemenangan Persebaya atas Bali United di putaran pertama. Saat itu Irfan mencetak gol di menit ke 82.

Adu Cerdik Widodo dan Djadjang

Dalam putaran pertama Persebaya masih ditangani oleh Alfredo Vera. Saat ini Widodo akan berhadapan dengan Djadjang Nurdjaman. Dua sosok sentral di pinggir lapangan akan beradu strategi.

Widodo punya sosok pemain naturalisasi Ilja Spasojevic yang akan menjadi striker. Juga ada Melvin Platje. Sementara Djanur sepertinya akan tetap memasang Osvaldo Haay di posisi striker dengan mencadangkan David da Silva.

Persebaya datang dengan status sebagai tim tersubur dengan 53 gol. Sementara Bali United lebih kuat di sisi pertahanan dengan baru kebobolan 35 gol dari 30 kali bermain. Sementara Persebaya sudah kebobolan 42 gol.

Jadi siapa yang akan lebih unggul? Serdadu Tridatu atau Green Force? Mari kita rayakan bersama sepak bola dengan penuh kegembiraan. Karena seperti kata Miftahul Fahamsyah bahwa sesungguhnya sepak bola itu membahagiakan. (*)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display