Data dan Fakta PSMS vs Persebaya

Irfan Jaya/Foto : Joko Kristiono/EJ
Iklan

EJ – Awal Desember 2018 ini akan tersaji duel klasik era perserikatan akan terjadi pada Sabtu (1/12) di Stadion Teladan Medan. PSMS Medan akan menjamu Persebaya dalam pekan ke-33 Liga 1. Dua klub dengan berbeda kepentingan menjanjikan laga ketat dan seru.

PSMS Tim Paling Banyak Kebobolan

PSMS Medan saat ini adalah penghuni dasar klasemen atau peringkat 18. Telah memainkan 31 laga, tim Ayam Kinantan hanya mengumpulkan 34 poin. Menyisakan tiga laga, selain menghadapi Persebaya, PSMS akan menghadapi PSM Makassar dan PS TIRA.

Tim asuhan Peter Butler ini sangat buruk dalam hal pertahanan. Mereka sudah kebobolan 61 gol menjadikan PSMS sebagai tim terburuk dari semua kontestan Liga 1. PSMS sudah 17 kali mengalami kekalahan dan 4 kali hasil imbang. Dari 10 kali kemenangan, 9 diantaranya adalah kemenangan di Stadion Teladan. Di laga terakhirnya di Jayapura, gawang PSMS kebobolan tiga gol.

Iklan

Dengan kondisi ini, PSMS sangat rawan terdegradasi. Musim lalu PSMS sama seperti Persebaya masih berada di Liga 2. Jadi dalam laga nanti sudah pasti tim kebanggaan Medan akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih tiga poin.

Persebaya Tim Paling Produktif

Tim tamu Persebaya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Empat laga terakhir diakhiri dengan kemenangan. Persija, PSM, Bali United, dan Bhayangkara FC merasakan keganasan tim berjuluk Green Force ini.

Persebaya datang ke Medan dengan kekuatan penuh dan hanya menyisakan Oktafianus Fernando yang terkena akumulasi. Anak asuh Djadjang Nurdjaman akan mengejar poin untuk tetap naik dalam posisi klasemen. Saat ini, Persebaya menempati posisi 6 dalam klasemen sementara sampai pekan ke-32.

Dengan catatan 32 kali main, Persebaya memetik 13 kemenangan. Persebaya sendiri adalah tim paling produktif dengan 59 gol. Dari 20 dari gol tersebut dicetak oleh David da Silva. Prestasi pemain asal Brasil ini menjadikannya top skor sementara Liga 1.

Irfan Jaya, pencetak dua gol saat mengalahkan PSMS di final Liga 2, juga turut serta ke Medan sekembalinya membela Timnas di piala AFF 2018.

 

Data dan Fakta:

  1. PSMS saat ini adalah juru kunci klasemen atau peringkat 18 Liga 1 2018.
  2. Djadjang Nurdjaman adalah mantan pelatih PSMS Medan dari Liga 2 sampai awal putaran pertama Liga 1.
  3. PSMS saat ini ditangani pelatih asing yaitu Peter Butler mantan pelatih Persipura.
  4. Laga pekan ke-33 bagi kedua tim adalah pertemuan ketiga di tahun 2018.
  5. Persebaya tim pertama di Liga 1 yang mencapai 50 gol. Jika mencetak satu gol dalam laga nanti akan menjadi tim pertama yang mencetak 60 gol.
  6. Dua partai tandang terakhir Persebaya mencetak 6 gol, sementara dua laga kandang terakhir PSMS mencetak 6 gol.
  7. Reinaldo Lobo (PSMS) dan Oktafianus Fernando (Persebaya) akan absen karena akumulasi kartu.

 

Komentar Pelatih:

Peter Butler:

“Mereka punya Osvaldo Hay, Oktafianus. Ada banyak lagi. Mungkin mereka pemain muda dengan kualitas yang paling baik. Mereka ‘mencuri’ banyak pemain dari Papua. Jadi harus waspada, baik bertahan dan menyerang, dengan set pieces.”

 

Djadjang Nurdjaman:

”Kami tidak boleh besar kepala. Tapi kami harus percaya diri. Tim papan atas saja bisa kami kalahkan, apalagi melawan tim juru kunci seperti PSMS Medan. Kami target harus menang.”

 

Lima Laga Terakhir:

PSMS
24/11/2018: Persipura vs PSMS 3-1                                 
17/11/2018: PSMS vs Madura United 3-3              
9/11/2018: Persib vs PSMS 0-1                      
3/11/2018: PSMS vs Borneo FC  3-2            
28/10/2018: Arema FC vs PSMS 5-0

 

Persebaya
26/11/2018: Persebaya vs Bhayangkara FC 1-0               
18/11/2018: Bali United vs Persebaya 2-5              
10/11/2018: Persebaya vs PSM Makassar 3-0
4/11/2018: Persebaya vs Persija Jakarta 3-0            
30/10/2018: Persipura vs Persebaya 3-1

 

Rekor Pertemuan:

28/11/2017 Final Liga 2: Persebaya vs PSMS 3-2

3/2/2018 Piala Presiden : PSMS vs Persebaya 3-3 (4-3p)

18/7/2018 Liga 1 Putaran Pertama: Persebaya vs PSMS 2 – 0

 

Prediksi Susunan Pemain:

PSMS: Abdul Rohim (GK), Dani Pratama, M Robby Roni Fatahillah, Alwi Slamat, Fredyan Wahyu, Legimin Raharjo, Abdul Azis, Felipe Martin, Shohei Matsunaga, Frets Butuan

Pelatih: Peter Butler

 

PERSEBAYA: Miswar Saputra (GK), M Syaifudin, Fandry Imbiri, Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Misbakus Solikin, Fandi Eko Utomo, Rendi Irwan, Osvaldo Haay, Irfan Jaya, David da Silva

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display