Vanessa Angel, Bonek, dan Sepak Bola Indonesia

2
Foto: Joko Kristiono/EJ
Shares

Minggu ini, menjadi minggu yang menyenangkan bagi publik dunia maya. Bagaimana tidak, pasca tertangkapnya artis Vanessa Angel yang sedang “bertransaksi” di salah satu hotel di Surabaya dengan seorang pengusaha, serta rumor tarif Vanessa yang sangat fantastis menjadi pembicaraan yang ditunggu-tunggu.

Ya benar, untuk bisa menikmati tubuh mungil dan molek seorang Vanessa Angel saja harus mengeluarkan uang sekitar 80 juta. Angka yang besar untuk sebuah kenikmatan. Jika boleh berandai-andai, bagaimana wujud uang 80 juta yang disebut sebagai tarif Vanessa. Mungkin jika dibelikan lumpia di GBT, semua Bonek yang memenuhi tribun akan mendapatkannya. Seperti mandi lumpia.

Kecantikan Vanessa Angel serta tarif yang diberitakan menjadi topik menarik untuk dibahas. Bermacam-macam meme lucu bermunculan. Ada yang bergembira, ada yang menghujat, serta ada yang bersimpati perihal kasus tersebut.

Ah, membahas pangkal paha memang tidak ada habisnya. Selalu membuat ketagihan. Sama halnya membicarakan Bonek dan sepak bola Indonesia. Keberadaannya selalu menjadi pembicaraan yang menggemaskan dan ditunggu-tunggu.

Membicarakan kemolekan tubuh Vanessa jadi pembahasan menarik, semenarik membicarakan Bonek dan sepak bola Indonesia. Bonek yang lagi hangat-hangatnya pasca aksi Walk Out serta beredarnya pernyataan sikap bersama menjadi rentetan tema yang menarik di awal tahun 2019.

Begitu juga dengan carut marutnya sepak bola Indonesia dengan pengurus PSSI pimpinan Edy Rahmayadi, serta bersih-bersih Satgas Mafia Bola atas oknum PSSI yang melakukan Match Fixing menjadi pembahasan yang selalu memenuhi jagad dunia maya persepak bolaan nasional.

Hujatan, makian, serta kepedulian selalu muncul di tengah masyarakat yang selalu gaduh seperti sekarang ini. Alih-alih peduli, malah dikira memihak. Kritis, dikritisi. Menghujat dan memaki seolah semuanya salah.

BACA:  Sikapi Jadwal Liga 2, Bonek Kembali Turun ke Jalan

Bola salju permasalahan persepak bolaan di Indonesia terus menggelinding. Seolah tidak ada yang menghentikan. Semuanya bergulir, menggelinding, dan besar. Entah nanti menabrak sesuatu atau terus menggelinding.

Sebagai masyarakat yang peduli kepada Negara Republik Indonesia, lebih-lebih kepada sepak bola Indonesia, abaikan semua ego. Serahkan semua, kepada ahlinya. Jika duduk bersama tidak bisa menyelesaikan masalah, mungkin tidur bersama bisa jadi solusinya. Apalagi sama Vanessa. Hhhmmmm..

Bangkalan 2019

Facebook Comments