Semua Perwakilan Tribun Perlu Duduk Bersama Bahas Masalah Estafet

78
Foto: Yosia Reborn for EJ
141Shares

EJ – Di sela-sela pagelaran Bonek Fair 2019, ada sebuah video yang ditampilkan panitia berisi kampanye “Stop Estafet”. Ribuan Bonek yang menyimak video itu mungkin merasa miris. Permasalahan estafet memang menimbulkan keprihatinan sebagian besar Bonek. Pasalnya, estafet banyak menelan korban jiwa.

Tentu hal ini menjadi perhatian serius. Terlebih dalam video tersebut menampilkan dua orang ibu yang harus kehilangan anaknya karena menonton Persebaya berlaga di Bandung dengan cara estafet.

Dengan korban jiwa yang terus berjatuhan setiap kali Persebaya berlaga di luar kota Surabaya. Hal ini menjadi pekerjaan rumah serius bagi kalangan suporter dan manajemen Persebaya dalam mengkoordinir setiap perjalanan laga away.

Koordinator Bonek Yogyakarta Tulus Budi mengaku, teruntuk masalah estafet harus di bahas dengan semua elemen tribun. Menurutnya, dengan berkumpulnya semua tribun akan diperoleh jalan keluar bagi Bonek yang masih bertandang via estafet.

“Hari ini, Tribun Kidul konsolidasi internal sendiri, dan Selasa (26/3) besok baru kumpul dengan semua tribun (Green Nord, Gate 21, Tribun Kidul, Tribun Timur) untuk membahas semua itu,” kata dia saat di konfrimasi EJ, Senin (25/3).

Cak Tulus, sapaan akrabnya, menilai, konsolidasi tersebut akan memberikan satu kesepakatan bersama untuk meminimalisir adanya hal-hal yang meregikan.

“Empat tribun, untuk menjadikan satu kesepakatan bersama, ini mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan akibat estafet,” tandasnya. (dit)

Facebook Comments
BACA:  Fandi Berharap Rudy Eka Bisa Meningkatkan Kualitas Fisik Pemain Persebaya