Komdis Kembali Denda Persebaya Rp 150 Juta

150
Foto: Joko Kristiono/EJ
Shares

EJ – Kemenangan 4-0 Persebaya atas Persib dalam Shopee Liga 1 2019 di Gelora Bung Tomo pada 5 Juli 2019 lalu menyisakan sanksi dari Komis Disiplin PSSI.

Hasil sidang Komisi Disiplin 16 Juli 2019 memutuskan bahwa Persebaya harus menerima denda sebesar Rp 150.000.000. Ini akibat pelanggaran menyalakan kembang api/smoke bomb (pengulangan).

Berikut daftar keputusan hasil sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 16 Juli 2019:

  1. Borneo FC
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Kalteng Putra FC vs Borneo FC
  • Tanggal kejadian: 3 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-
  1. Pemain Arema FC, Sdr. Ikhfanul Alam
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Arema FC vs Persipura Jayapura
  • Tanggal kejadian: 4 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif
  • Hukuman: Larangan bermain 1 pertandingan
  1. Perseru Badak Lampung FC
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Persipura Jayapura
  • Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Tindakan diskiminatif berupa bernyanyi dengan kata tidak patut
  • Hukuman: Percobaan larangan bertanding tanpa penonton, bila mengulangi tindakan tersebut (lagi) otomatis akan terkena hukuman tanpa penonton di laga home selama dua bulan. Masa percobaan ini hingga akhir musim 2019.
  1. Persebaya Surabaya
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
  • Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Menyalakan kembang api/smoke bomb (pengulangan)
  • Hukuman: Denda Rp. 150.000.000,-
  1. Persib Bandung
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
  • Tanggal kejadian: 5 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Menyalakan kembang api dan smoke bomb
  • Hukuman: Denda Rp. 100.000.000
  1. PSS Sleman
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Kalteng Putra FC vs PSS Sleman
  • Tanggal kejadian: 7 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
  1. Persib Bandung
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
  • Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-
  1. Persija Jakarta
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
  • Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan (pengulangan)
  • Hukuman: Denda Rp. 75.000.000,-
  1. Pemain Persija Jakarta, Sdr. Novri Setiawan
  • Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
  • Pertandingan: Persija Jakarta vs Persib Bandung
  • Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif
  • Hukuman: Larangan bermain 2 (dua) pertandingan dan denda Rp. 10.000.000,-
  1. Persis Solo
  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Persis Solo vs Persik Kediri
  • Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000
  1. Persiraja Banda Aceh
  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Persiraja vs Cilegon United FC
  • Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1 (satu) pertandingan
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000
  1. Persiraja Banda Aceh
  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Persiraja vs Cilegon United FC
  • Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
  • Hukuman: Denda Rp. 25.000.000
  1. Persita Tangerang
  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Persita Tangerang vs PSPS Riau
  • Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
  • Jenis pelangg aran: Menyalakan smoke bomb
  • Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
  1. Sriwijaya FC
  • Nama kompetisi: Liga 2 2019
  • Pertandingan: Sriwijaya FC vs PSCS Cilacap
  • Tanggal kejadian: 7 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Menyalakan flare di 3 (tiga) titik serta turun ke dalam lapangan
  • Hukuman: Denda Rp. 75.000.000
  1. Persela Lamongan U-18
  • Nama kompetisi: EPA U-18 2019
  • Pertandingan: Bhayangkara FC U-18 vs Persela Lamongan U-18
  • Tanggal kejadian: 6 & 7 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Tidak memakai badge Liga 1 U-18
  • Hukuman: Teguran Keras
  1. Pemain PSS Sleman U-18, Sdr. Moh. Jordan Zamorano
  • Nama kompetisi: EPA U-18 2019
  • Pertandingan: Semen Padang FC U-18 vs PSS Sleman U-18
  • Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Menendang kaki pemain Semen Padang U-18
  • Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan
  1. Borneo FC U-16
  • Nama kompetisi: EPA U-16 2019
  • Pertandingan: Bali United FC U-16 vs Borneo FC U-16 dan
  • Persipura Jayapura U-16 vs Borneo FC U-16
  • Tanggal kejadian: 7 dan 8 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Tidak menggunakan nama pemain
  • Hukuman: Teguran keras
  1. Persipura Jayapura U-16
  • Nama kompetisi: EPA U-16 2019
  • Pertandingan: Persipura Jayapura U-16 vs Borneo FC U-16
  • Tanggal kejadian: 8 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Tidak menggunakan nama pemain
  • Hukuman: Teguran keras
  1. Pelatih Kepala Madura United U-16, Sdr. Moh. Ibnu Jainur Rahman
  • Nama kompetisi: EPA U-16 2019
  • Pertandingan: Arema FC U-16 vs Madura United FC U-16
  • Tanggal kejadian: 6 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: Melakukan protes berlebihan
  • Hukuman: Larangan masuk stadion sebanyak 2 (dua) pertandingan
  1. Panitia Pelaksana Pertandingan EPA U-16
  • Nama kompetisi: EPA U-16 2019
  • Pertandingan: Persebaya Surabaya U-16 vs Bali United FC U-16
  • Tanggal kejadian: 10 Juli 2019
  • Jenis pelanggaran: terjadi kericuhan setelah pertandingan
  • Hukuman: Teguran Keras
Facebook Comments
BACA:  Denda Rp 160 Juta Lagi untuk Persebaya Karena Flare dan Elisa Basna