Persebaya Kritik PSSI Terkait Pemanggilan Pemain Timnas

Foto: Rizka Perdana Putra/EJ
Iklan

EJ – Manajemen Persebaya melalui sekretarisnya, Ram Surahman memberikan “masukan” kepada PSSI soal pemanggilan pemain timnas untuk pemusatan latihan/training camp (TC). Ia menyarankan PSSI agar sekalian mengontrak pemain selama satu tahun lamanya.
Hal itu berlaku untuk timnas U-19 yang nantinya akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia. Daripada klub tidak bisa menggunakan jasa pemain selama masa pra-Piala Dunia, maka PSSI lebih baik mengikat kontrak pemain.

“Kalau mau, pemain timnas sekalian dikontrak setahun saja, jadi klub di awal musim bisa mempersiapkan. Misal nama-nama ini masuk timnas jadi kami tidak ganggu,” kata Ram. “Atau, kalau tidak begitu ya pola TC timnas harus diubah,” tambahnya.

Persebaya sendiri untuk sementara menyumbang empat pemain di timnas U-19. Mereka adalah Rizki Ridho, Brilian Aldama, Ernando Ari dan Mochammad Supriadi.

“Mungkin tidak hanya Persebaya, semua klub hampir sama keluhannya. Kalau pemain ditarik kembali ancamannya sanksi, kasihan juga pemain. Di sisi lain kami krisis pemain tidak bisa apa-apa,” keluhnya.

Iklan

Lebih lanjut, pernyataan Ram itu dikeluarkan sebagai respon atas pemanggilan kembali Rachmat “Rian” Irianto di timnas U-22 untuk persiapan SEA Games 2019.

Dimulai awal Oktober lalu, TC timnas U-22 rencananya akan terus berlanjut sampai menjelang SEA Games cabang sepakbola dimulai 26 November sampai 10 Desember 2019. Praktis, Persebaya terancam tidak dapat menggunakan jasa Rian sampai bulan Desember mendatang.

Bahkan, nama itu masih bisa bertambah andai Osvaldo Haay akhirnya pulih dari cedera lutut dan kembali mendapat panggilan. Rian dan Osvaldo baru bisa bermain dalam 2 atau 3 laga terakhir Persebaya di Liga 1.

Satu nama lagi yang mungkin bergabung dengan timnas U-22 adalah Hansamu Yama. Pemain asal Mojokerto itu termasuk kedalam 5 nama pemain senior yang menjalani TC timnas SEA Games. Nantinya hanya ada 2 pemain senior yang dipilih pelatih timnas U-19, Indra Sjafri.

“Sekarang ini saja SEA Games terusan. Malah saya dengar setelah 31 Oktober diteruskan, bagaimana ini?” ucap Ram bertanya-tanya.

“Jadi tahun depan kalau mau bikin TC jangka panjang sekalian saja. Umpamanya setahun ya setahun saja, rasional kan? Jadi nanti klub di timnas setahun sekalian tidak akan kami ambil. Kalau tidak begitu ya ayo kita ubah pola TC,” harapnya.

“Maksud saya ini masukan, sebagai otokritik untuk kepengurusan PSSI ke depan. PR utama adalah melakukan sinkronisasi antara TC timnas dengan agenda kompetisi, dari dulu kan tidak pernah selesai,” tandas Ram. (riz)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display