Ricky Kambuaya, Gelandang Flamboyan Yang Ngeyel dan Punya Visi Bagus

295
Selebrasi Ricky Kambuaya. Foto: Joko Kristiono/EJ

Ricky kambuaya, gelandang serang 23 tahun kelahiran bumi Papua telah menjadi idola baru publik sepak bola Surabaya. Gelandang serang yang musim lalu membela PSS Sleman kini mencuri perhatian karna penampilannya yang sangat gemilang dalam laga uji coba dan turnamen pramusim Piala Gubernur Jawa Timur bersama Persebaya. Satu golnya ketika Persebaya membantai Persija Jakarta dengan skor 4-1 dalam partai final berhasil mengantarkan tim berjuluk Bajol Ijo menjuarai turnamen tersebut.

Kehadiran Ricky musim ini melanjutkan trah Papua dalam tubuh Persebaya. Setelah musim lalu ada Ruben Sanadi yang hengkang ke Bhayangkara FC dan Osvaldo Haay ke Persija.  Kemudian Elisa Basna yang pindah ke Persita Tanggerang. Sekarang trah Papua dalam skuad Green Force dilanjutkan oleh Ricky Kambuaya dan Patrich Wanggai.

Tim Bajol Ijo ketika perekrutan sempat menjadi sorotan di kalangan suporter mengingat performa Ricky di PSS musim lalu yang tidak mentereng bahkan sering menjadi penghuni bangku cadangan. Ketakutan akan terjadinya perekrutan blunder atau membeli kucing dalam karung sangatlah wajar. Mengingat di musim-musim sebelumnya banyak perekrutan pemain yang gagal bersinar.

Namun keraguan dan ketakutan akan perekrutan Ricky terjawab sudah. Kemampuan sihir ala coach Aji Santoso yang terkenal mengorbitkan bakat muda Indonesia berhasil menunjukkan bahwa pemuda asal Sorong tersebut adalah gelandang bertalenta hebat dan sangat layak membela tim kebanggaan arek-arek Suroboyo.

Ricky Kambuaya adalah gelandang muda yang sangat bertalenta. Dia adalah gelandang yang sangat flamboyan kemampuannya dalam memotong serangan lawan serta dribbling bola yang sangat khas dari timur Indonesia dan pergerakannya yang sering merepotkan pertahanan lawan. Ricky adalah gelandang serang dengan tipe gaya permainan dan visi bagus ala-ala Paul Pogba di timnas Prancis. Dengan memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang baik membuat lini tengah Persebaya lebih bertenaga dan kreatif.

Kemampuan Ricky dalam bertahan dan menyerang di lini tengah Persebaya bisa menjadi solusi lain coach Aji Santoso untuk menjadi pelapis Aryn Williams dan Makan Konate jika pemain tersebut absen. Gaya permainan yang sangat berani ngeyel dan memiliki ketenangan yang sangat bagus hal tersebut terlihat ketika membantu melakukan penetrasi ke pertahanan lawan dan berani melewati pemain lawan.

Di musim ini, skuad Persebaya banyak diisi oleh pemain muda. Hal tersebut tak lepas dari tangan coach Aji Santoso yang dikenal suka mengorbitkan pemain muda pontensial. Di lini tengah, Green Force banyak dihuni pemain muda. Tercatat ada Hambali Tholib, Kemaluddin, Ricky Kambuaya, dan Zulfikar Akhmad. Dengan skuad yang banyak diisi oleh pemain muda, coach Aji Santoso sangat optimis dalam mengarungi liga musim ini. Persebaya sendiri bertekad untuk menjuarai Liga 1 dan ASEAN Club Championship ( ACC ) 2020.

Dengan usia yang masih muda yakni 23 tahun, fisik yang mumpuni dan visi bermain yang bagus bisa menjadikan Ricky gelandang masa depan Green Force dan bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi gelandang masa depan untuk Timnas Indonesia. Semoga coach Aji Santoso bisa membangkitkan potensi besar yang dimiliki Ricky Kambuaya yang sempat redup saat membela PSS dan bisa bersinar membawa Persebaya ke puncak kejayaan.

Salam Satu Nyali!

Warkop CoC, Surabaya, 24 Februari 2020

H-5 Kick Off Liga 1, Persebaya Terus Berlatih

Komentar Artikel