Meski Taat Aturan PSSI, Persebaya Belum Lakukan Revisi Kontrak

“Tapi kalau untuk bulan selanjutnya kami serahkan semua keputusan dan kewenangan pada manajemen dan PSSI, karena kondisinya memang seperti ini (kesulitan karena wabah corona,red),” ucapnya pada 2 April lalu. 

Soal aturan gaji 25 persen itu, Persebaya sendiri berusaha menaati keputusan PSSI, termasuk untuk pembayaran gaji di bulan Maret.

“Persebaya ini kan anggota PSSI, kalau umpamanya dibilang tidak mengenakkan pasti semua juga sama, makanya kami berbicara dengan para pemain,” kata sekretaris Persebaya, Ram Surahman.

“Jadi tidak dalam kacamata satu pihak. Artinya saat ini memang masa sulit semuanya. Sekarang klub tidak ada pemasukan itu benar, bahwa klub sekarang harus membayar hak-hak pemain juga benar. Jadi kami tekankan kepada pemain bahwa ini memang situasi sulit,” ucapnya.

Meski begitu, Persebaya sampai saat ini masih belum melakukan perubahan kontrak kerja secara resmi. Segala komunikasi antara manajemen dengan pemain dan pelatih dilakukan via sambungan telepon sebagai antisipasi wabah corona. 

“Belum (merubah kontrak). Kemarin situasinya kami menghindari tatap muka. Surat (PSSI) itu muncul di tengah himbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan, jaga jarak atau social distancing,” kata Ram. 

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel

BACA:  Renegosiasi Kontrak Pelatih: Klub Liga 1 dan Liga 2 Minta Gaji Dipotong Setengah, APSSI Ajukan Skema