Peraturan Superketat K-League yang Berjalan Saat Pandemi

Peraturan mengenakan masker bagi pemain di bangku cadangan.
Iklan

EJ – K-League (Liga Korea Selatan) menjadi liga pertama di Asia yang kembali bergulir pada 8 Mei lalu setelah sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Liga bakal berlangsung dengan peraturan yang ketat. Jika keadaan Indonesia telah memungkinkan, sepertinya PSSI dan PT LIB bisa mencontoh peraturan-peraturan yang dibuat oleh federasi sepakbola korea (KFA) bersama operator K-League dengan sedetail mungkin demi keselamatan bersama.

Berikut merupakan peraturan-peraturan K-League di tengah-tengah Covid-19:

1. Tanpa Penonton
Keadaan di Korea Selatan sudah membaik, tetapi sebagai bentuk pencegahan pada awal-awal musim 2020 pertandingan dilaksanakan tanpa penonton

2. Stadion yang Steril
Stadion akan disterilkan 3 jam sebelum dibuka dan akan disediakan berbagai jenis antibakteri di beberapa titik stadion

Iklan

3. Dilarang Bersalaman
Tidak akan pengumuman line up dan foto bersama di lapangan, serta kedua tim tidak diperkenankan untuk berjabat tangan sebelum pertandingan

4. Menggunakan Masker dan Sarung Tangan
Semua ofisial dan pemain cadangan wajib menggunakan masker dan sarung tangan selama pertandingan

5. Dilarang Berbicara
Selama pertandingan baik pemain atau wasit dilarang berbicara dalam jarak dekat

6. Lolos Tes Covid-19
Semua pemain dan ofisial wajib dinyatakan bebas Covid-19

7. Kedatangan Tim yang Terpisah
Bus yang mengantar tim kandang dan tandang datang dalam waktu yang tidak bersamaan.

8. Cek Suhu Tubuh
Semua elemen pertandingan akan dicek suhu tubuhnya pada awal kedatangan ke stadion

9. Alat-Alat Pribadi untuk Setiap Pemain
Setiap masing-masing pemain akan memiliki alat minum, handuk, dll sendiri-sendiri dan dilarang sharing dengan yang lain

10. Dilarang Meludah dan Bersin
Para pemain dilarang meludah dan bersin secara berlebihan di lapangan

11. Dilarang Mengganti Pakaian
Dilarang mengganti pakaian selama pertandingan, termasuk bertukar jersey setelah peluit dibunyikan

12. Wawancara dan Konferensi Pers
Konferensi pers harus dilakukan dengan menggunakan masker. Sedangkan wawancara harus dilakukan di luar dan dengan jarak 2 meter.

***

Poin-poin di atas merupakan peraturan superketat dari K-League yang telah bergulir. Jika semua elemen sepakbola Indonesia baik pemain, ofisial, operator liga, dan suporter mau mematuhi regulasi tersebut bukan tidak mungkin saat kondisi Indonesia sudah membaik Liga 1 akan bergulir dengan regulasi yang serupa dengan K-League. (mni)

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display