93 Tahun Persebaya, Proses Menuju Dewasa

122
Makan Konate dan Oktafianus Fernando. Foto: Joko Kristiono/EJ

Sudah 93 tahun berlalu sejak 1927. Banyak prestasi dan gelar yang telah kita raih bersama. Namun ada juga masa-masa berat yang telah kita lewati bersama selama 93 tahun. Bukan hanya suka duka, namun juga proses. 93 tahun adalah proses menuju kedewasaan yang telah kita lewati bersama. Tidak mudah namun hasilnya luar biasa.

Arti Ultah 93 Persebaya bagi saya adalah proses menuju prestasi. Sebuah proses kedewasaan dibangun oleh Persebaya dan Bonek selama 93 tahun tidak pernah berakhir sia-sia. Bajol Ijo dapat bersaing di papan atas, sementara Bonek menjadi suporter yang dewasa.

Sejak Persebaya kembali berlaga pada tahun 2017, prestasi demi prestasi berhasil kita raih bersama. Memulai dari menjuarai Liga 2 2017, berada di posisi 5 besar di Liga 1 2018, hingga menjadi runner up Liga 1 2019. Demikian juga berlaku untuk Bonek. Awalnya dikenal suka rusuh, rasis, dan anarkis sekarang dikenal sebagai suporter yang dewasa dan peduli sosial.

Persebaya dan Bonek telah melewati proses menuju dewasa selama 93 tahun. Harapan saya untuk Persebaya dan Bonek adalah untuk terus meraih prestasi didalam dan diluar lapangan serta menjaga sikap dewasa di mata publik. Karena Persebaya dan Bonek sudah melewati proses ini, saya yakin hal itu dapat tercapai pada tahun 2020 ini!

Selamat ulang tahun, Persebayaku! (*)

*) Tulisan ini adalah salah satu tulisan yang diikutkan dalam “EJ Sharing Writer Contest” edisi Juni 2020. Dengan tema Arti Ultah 93 Persebaya Bagimu, kontes dibuka hingga 30 Juni 2020. Kirim tulisanmu ke email: [email protected]

Komentar Artikel

BACA:  Persebaya Sak Lawase