G10N dan GBT Segera Punya Rumput Baru

29
Proses penanaman rumput baru di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari. Foto: MCW Sports for EJ

EJ – Dua stadion yang ada di Surabaya yakni Gelora 10 Nopember (G10N) dan Gelora Bung Tomo (GBT) saat ini sedang dalam proses renovasi. Baik bangunan luar dan sarana pendukung lain serta lapangan sepak bolanya. Ini sebagai persiapan untuk Piala Dunia U-20 yang menurut rencana akan digelar tahun depan.

Kedua stadion tersebut juga yang diajukan oleh Persebaya ke PSSI sebagai kandang untuk kompetisi di kasta teratas Liga 1. EJ berkesempatan mewawancarai salah satu sub kontraktor yakni pihak PT Murti Cahaya Wirasaba (MCW Sports). MCW adalah kontraktor yang mengerjakan penanaman rumput di kedua stadion kebanggaan Surabaya ini.

“Sejauh ini untuk Stadion Tambaksari penanaman rumputnya sudah 40 persen dengan luasan 4.000 m2,” kata Sendra Saragih perwakilan MCW Sports kepada EJ.

Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah menyiapkan lahan berupa media tanam yang di dalamnya ada sistem drainase. Pekerjaan penanaman rumput ini masing-masing dilakukan oleh 8 orang ditambah 1 orang sebagai petugas kontrol rumput dan 1 orang lagi mengukur elevasi saat penanawan. Totalnya 10 personil.

Sementara untuk GBT baru akan dimulai pengerjaannya. MCW Sports juga sebagai pihak yang akan melakukan penanaman dan pemasangan rumput.

“Untuk GBT kami memiliki scope of work yang sama. Yakni pengerjaan rumputnya saja. Tidak termasuk media tanam dan sistem drainase serta irigasi. Jenis rumut untuk GBT yakni Zoysia Japonica.”

Proses penanaman rumput baru di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari. Foto: MCW Sports for EJ

Rumput Zoysia Japonica ini juga rumput yang ditemukan di Indonesia. Di Korea, Jepang, dan Cina juga terdapat rumput sejenis. Dikutip dari Kompas.com, rumput Zoysia dinilai lebih mendukung permainan karena lebih tebal sehingga dapat melindungi pemain dari cedera. Rumput ini memiliki kerapatan tajuk yang lebih tinggi dan lebih tahan kering.

BACA:  Persebaya Bisa Jamu Persipura di Surabaya

”Selama ini, kami mengira tidak ada rumput Zoysia Japonica di Indonesia karena belum pernah termuat di jurnal mana pun. Rumput ini asli Asia. Selama ini diketahui ditemukan di Korea, Jepang, dan beberapa wilayah di China. Namun, ketika berjalan-jalan di lereng Merapi, saya menemukan rumput jenis ini,” kata Dr. Rahayu, ahli rumput dari Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Solo. (bim)

Komentar Artikel