#WaniMaskeran : Pelibatan Komunitas dalam Memerangi Pandemi Korona

 

#WaniMaskeran dan Pelibatan Komunitas

Di tengah kebuntuan promosi kesehatan di Surabaya dan Jawa Timur sebagaimana ditandai dengan rendahnya kesadaran publik mematuhi protokol kesehatan, muncul Gerakan Bonek Wani Lawan Covid-19.  Gerakan yang diinisiasi oleh Persebaya dan perwakilan Bonek dari komunitas berbasis posisinya di tribun stadion ini menjadi oase dalam penyadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tagline yang dibangun dalam promosi kesehatan ini adalah Trisula Wani. Dalam Bahasa Indonesia, wani berarti berani. Trisula Wani ini meliputi wani pakai masker, wani cuci tangan, dan wani jaga jarak. Penggunaan kata wani tentu dilekatkan dengan salam Bonek, Salam Satu Nyali, Wani !. Dengan pilihan diksi wani, promosi kesehatan melalui Gerakan Bonek Wani Lawan Covid-19 menjadi lebih lekat dengan komunitas Bonek.

BACA:  Ajak Dialog Persebaya dan Pemkot, Ini Tiga Kesepakatan Bonek Terkait Wisma Persebaya

Melalui Persebaya dan Bonek, gerakan ini diharapkan mampu membangun kesadaran dan partisipasi publik. Efek bola salju berupa membesarnya Gerakan ini tentu diharapkan. Membesar menjangkau ke berbagai sudut kota Surabaya, bahkan Jawa Timur.  Sebagai sebuah komunitas, Bonek memiliki jejaring dan solidaritas yang kuat. Modal potensial dalam promosi kesehatan untuk memberikan penyadaran kepada publik tentang pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19

Halaman 1 2 3 4 5

Komentar Artikel