Beradaptasi dengan Sepakbola Era Pandemi

Misalnya, kita bisa membuat video kompilasi dukungan untuk Persebaya. Entah dari komunitas Bonek maupun Bonita, atau individu yang kemudian dipublikasikan ke media sosial dengan menandai akun ofisial Pesebaya. Bisa juga dengan membuat surat cinta.

Ehem… Surat cinta untuk Persebaya yang berisi dukungan maupun kata-kata penyemangat yang dikirim pada akun media sosial Persebaya atau dikirim langsung pada para pemain. Atau malah mungkin ada yang mau mengirimkan karangan bunga dengan kalimat dukungan ke mess pemain?

BACA:  Persebaya Rindu David da Silva

Kalau mungkin pilihan-pilihan di atas terlihat begitu romantis, kita juga masih tetap bisa menggunakan rubrik EJ Sharing untuk menuliskan dukungan maupun artikel cadas untuk mengobarkan semangat tim. Selain itu, kita juga tak boleh melupakan kekuatan doa yang selalu kita senandungkan demi kelancaran dan kesuksesan Persebaya tercinta.

Beradaptasi dengan sepakbola diera pandemi memang tak mudah, apalagi menahan nafsu untuk tidak hadir ke stadion. Tapi ketidakhadiran kita saat Persebaya bertanding bukanlah hal yang harus dianggap darurat saat ini. Keselamatan orang banyak adalah yang paling penting. Karena sepakbola itu akan selalu menggembirakan untuk siapa saja, tak elok jika kita justru membuat sepakbola menjadi sebuah kekhawatiran atau bahkan bencana bagi orang lain.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel