Sebuah Pesan dan Saran Untuk Presiden Persebaya

Azrul ANanda memberikan sambutannya di hadapan pemain, ofisial, dan Bonek. Foto: Joko Kristiono/EJ

Tanggal 9 Desember 2020 kali ini merupakan tanggal kontroversial. Sebab publik sedang di hadapkan pada kondisi miris, dimana pemerintah lebih memilih melaksanakan agenda politik nasional, apa lagi kalau bukan Pilkada Serentak. Masih hangat di beritakan di sana sini, mengenai dampak penyelenggaraan pemilu di tengah pandemic.

Sebenarnya, upaya upaya meminimalisir dampak pandemic di tengah pemilu sudah di upayakan pemerintah β€œ Katanya”. Tapi kenyataan di lapangan berkata lain, sebut saja berita di Kompas yang menyebutkan 79.241 petugas positif / reaktif terhadap virus covid. Hal ini tentu saja membuat pilu pecinta sepakbola, sebab dalam hati mereka sangat ingin melihat tim kesayangannya berlaga, namun apa daya kala prioritas agenda. Jadilah para penikmat sepakbola, terutama bonek dan bonita harus legowo menerima kenyataan. Sepak bola tetap tidak di selenggarakan, paling tidak sampai akhir tahun 2020.

BACA:  5 Catatan Untuk Bonek 2021-2023

Namun, yang unik justru bukan kenyataan bahwa pemilu di tengah pandemic adalah hal yang baru di Indonesia. Tetapi, ada nuansa Persebaya rasa politik praktis yang Nampak sepanjang pagi tanggal 9 Desember ini. Ntah, kesalahan dari admin atau memang arahan. Akun Persebaya Official Instagram tiba tiba mereupload konten yang mengandung tendensi untuk mendukung calon pasangan tertentu.

Halaman 1 2 3 4 5

Komentar Artikel