Fernando Pamungkas Semakin Berkembang Di Garuda Select III

Fernando Pamungkas/ Foto : Garuda Select III
Iklan

EJ – Perkembangan pemain Persebaya yang mengikuti program Garuda Select III di Inggris cukup menggembirakan. Persebaya pada program ini mengirimkan empat pemain.

Fernando Pamungkas, Wahyu Agung Drajat, I Gusti Made Rendi Sanjaya dan I Gede Aditya sudah tiga bulan lebih berada di negerinya David Beckham. Fernando atau Nando merupakan pemain yang juga ikut pada memperkuat Garuda Select angkatan kedua yang berguru di Inggris dan Italia dari Oktober 2019 hingga Maret 2020. Pengalaman Nando membuat menjadi tempat pemain lain menggali banyak hal.

Bagi Nando tidak butuh waktu lama untuk menjawab apa makna Program Garuda Select bagi masa depannya.

“Menurut saya, Program Garuda Select adalah jalan yang sangat berharga untuk bisa berkarier di Eropa. Terbukti, Bagus Kahfi bergabung dengan FC Utrecht (Belanda) dan Brylian Aldama yang akan bergabung bersama HNK Rijeka di Kroasia. Saya ingin bisa menjadi seperti mereka bermain di klub Eropa dan memperkuat Tim Nasional Indonesia,” kata Fernando.

Iklan

Sebelumnya tim pelatih juga memberikan pujian atas progress latihan dari Wahyu Agung Drajat sebagai seorang striker masa depan. Mendapat kesempatan kedua, tentu saja membuat Nando senang sekaligus beruntung.

Empat pemain Persebaya yang lolos Garuda Select III/ Foto : EJ

“Saya merasa beruntung karena bisa kembali bergabung dengan Garuda Select. Sepanjang musim kemarin saya merasakan perkembangan baik dari segi fisik, teknik, dan pemahaman taktik. Menurut saya, bisa kembali bergabung di musim ketiga menjadi kebanggaan dan kesempatan bagi saya untuk terus meningkatkan kemampuan,” kata pemuja legenda Manchester United, Paul Scholes dikutip dari laman supersoccer.

“Tak hanya itu. Saya juga bersyukur karena selama mengikuti Garuda Select saya juga merasakan perkembangan di kehidupan sehari-hari. Hidup di luar negeri jauh dari keluarga membuat saya menjadi lebih mandiri dan percaya diri,” ucap pemain kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 27 Februari 2003.

Terkait pemanggilan Nando, tim pelatih punya alasan kuat. Hal itu disampaikan Danny Holmes, asisten pelatih.

“Nando memperlihatkan kualitasnya pada musim lalu. Ia bagus saat sedang menguasai bola, punya daya jelajah yang tinggi di lapangan, serta bisa bersaing dengan pemain tengah lawan. Ia bisa belajar dengan cepat bahwa pertandingan sepak bola membutuhkan kekuatan fisik terutama untuk menghadapi lawan-lawan yang ada di Inggris,” kata Danny.

“Sejak kembali ke Inggris musim ini, Nando lebih percaya diri. Saya berharap di dalam pertandingan dia bisa menunjukkan kualitas dengan memperlihatkan kemampuan daya jelajahnya, merebut bola dari lawan, serta cepat mengalirkan bola agar dapat membuat peluang untuk tim,” pungkas Danny.

Fernando memang layak dijadikan panutan sekaligus tempat untuk bertanya ihwal beragam hal. Maklum, wonderkid Persebaya Surabaya itu merupakan salah satu pemain Garuda Select yang kembali dipanggil oleh duet pelatih Dennis Wise dan Des Walker musim ini.

“Cara bermain Nando sangat efektif. Dia jarang menggiring bola dan lebih banyak memberi umpan dari kaki ke kaki. Saya belajar dari Nando untuk tidak lama-lama memegang bola,” ujar Ridho Syuhada Putra rekan satu timnya.

Pujian juga disampaikan Noval Junior Iskandar. “Nando punya ketenangan dalam mengatur lini tengah. Nando juga pemain pekerja keras dan tidak mau kalah saat berduel dengan lawan. Saya ingin belajar bermain dengan lebih tenang seperti Nando,” kata Noval.

Tak mau ketinggalan, pemain asal Italia, Lorenzo Berra, juga melontarkan hal serupa.

“Nando gelandang berkualitas. Ia punya visi bermain dan kontrol bola yang bagus. Hal yang sering saya contoh dari dirinya adalah ketika memainkan bola hanya dengan dua sentuhan saja dan cara mengalirkan bola dengan cepat,” bilang Lorenzo, dengan dana kagum.

Nando berharap, para pemain baru tak menyia-nyiakan Program Garuda Select. Soalnya, Program Garuda Select merupakan momen yang sangat langka, karena tak semua pemain muda Indonesia mendapat kesempatan menimba ilmu sepak bola di Eropa.

“Penting bagi teman-teman untuk berlatih dengan serius dan kerja keras. Ikut Program Garuda Select merupakan kesempatan langka yang tak bisa didapatkan semua anak di Indonesia. Jadi, manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan diri lebih jauh lagi,” ujar Nando.

“Saya beberapa kali mengobrol dengan teman-teman yang lain. Biasanya saya memberi saran dan tips kepada mereka agar lebih cepat menyerap ilmu di sini dengan mengikuti arahan pelatih. Selain itu, teman-teman harus percaya diri untuk menampilkan kemampuan dalam setiap sesi latihan,”pungkas Nando.

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display