Persebaya Bukan Sekadar Nama

Rentetan sejarah perjuangan klub untuk tetap eksis di Indonesia, yang harus selalu diingat dan dijaga. Mempertahankan nama besarnya hingga berusia 94 tahun ini juga tidak mudah, karena ada nama besar yang harus dilestarikan hingga anak cucu kelak. Bukan transaksional seperti fenomena yang terjadi sekarang ini.

Merayakan hari jadi, di tengah pandemi juga hal yang baru dirasakan di seluruh dunia. Tanpa pesta, potong kue, tiup trompet, hingga menyalakan petasan bukan tradisi Persebaya Surabaya. Tapi apalah daya, demi kebaikan bersama kita harus merelakan agar pandemi segera lenyap dibumi ini.

BACA:  Kunci Kemenangan Persebaya, Tanpa Balde, Cak Jali Is Back!

Hadirnya para pemain asing, yang sama sekali belum pernah merasakan bermain di Indonesia adalah langkah cerdas manajemen yang patut diapresiasi. Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Manajemen pasti punya pertimbangan yang sangat matang mengapa memilih pemain asing yang belum pernah merumput di Liga Indonesia.

Ditambah dengan para punggawa muda Persebaya Surabaya yang melimpah. Rizky Ridho, Supriadi, Marselino, Zulfikar, Akbar Firmansyah hingga Ernando Ari. Tentunya Persebaya akan semakin lengkap dari segala sisinya.

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel