Tak Ada Yang Abadi di Persebaya

Komunikasi pemain dan Bonek sudah sangat terbentuk dengan hadirnya mereka distadion dan menyanyikan chants dan doa untuk mendukung Persebaya.

Waktu memang berjalan lebih cepat, cerita soal permainan di awal laga selalu berulang. Pemain baru yang belum menunjukkan performa terbaiknya hingga suara meneriakkan coach Aji Santoso harus pergi dari Surabaya selalu santer terdengar.

Melihat dari tahun ke tahun rasanya benar-benar bosan jika siklus berputar ini harus selalu terjadi. Hancur di awal , ditampar Bonek, setelah itu comeback, keluar masuk pemain lagi dan berbicara soal sustainable yang selalu digaungkan untuk Bonek.

BACA:  Lampaui Target 15 Gol, Ini Harapan da Silva Selanjutnya

Secara Pribadi jujur saya tidak pernah peduli jika kalian para pemain harus pergi dengan berbagai macam alasan.

Kamu tetaplah kamu , tapi Bonek selalu ada untuk Persebaya.

Pergilah sejauh mungkin untuk karirmu, tapi tolong tinggalkan catatan manis agar generasi kami khsusunya anak-anak di Surabaya bisa terinspirasi menjadi pahlawan untuk Persebaya.

Saat ini tugas Persebaya harus menyusun pilar yang roboh, mengganti pilar yang baru dan harus lebih kokoh. Manajemen juga harus berani berbicara target kepada supporter, toh Bonek selalu mendengarkan dan memberikan solusi terbaik untuk Persebaya.

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel