Apa Kabar Psikolog Persebaya?

Siapkah mereka? Siapkah skuad yang diisi anak-anak muda dan pemain yang sama sekali belum pernah merasakan atmosfer Gelora Bung Tomo?

Meski tidak seangker Gelora 10 November Tambaksari, namun bagaimanapun juga Gelora Bung Tomo melalui boneknya juga akan memberikan tekanannya sendiri bagi semua pemain kita.

Terbersit ide untuk kembali menggunakan tenaga psikolog tim seperti di musim 2019 lalu. Kala itu nama Afif Kurniawan M.Psi didaulat untuk mengisi posisi sebagai psikolog tim. Dosen Fakultas Psikologi Unair itu turut membantu tim melalui musim 2019 dimana perjalanan kita bak roller coaster hingga akhirnya meraih  posisi runner up di akhir kompetisi.

BACA:  Liga 1 yang Tak Bersahabat, Selamatkan Persebaya!

Terhitung beliau turut mendampingi tim melalui beberapa periode buruk, saat bis pemain dihadang Bonek dan kiper Miswar Saputra terkena paido dengan kerasnya, pergantian kepelatihan dari Djajang Nurjaman-Wolfgang Pikal-Aji Santoso dalam rentang waktu semusim, dan tentu saja tragedi kericuhan supporter yang mengakibatkan beberapa fasiitas GBT rusak.

Psikolog tim memiliki peran yang tidak kecil, mereka tidak hanya berperan dalam peningkatan performa atlet saja, melainkan juga untuk mengatasi tekanan persaingan antar atlet dalam tim, membantu pemulihan atlet pasca cedera, membantu atlet mengikuti latihan sesuai dengan program, serta agar atlet dapat menikmati olahraga.

Halaman 1 2 3

Komentar Artikel