Karena Kita Persebaya

Latihan kebugaran juga masih menggunakan Atlas Gym. Semuanya terhitung menyewa, bukan milik sendiri. Apakah ini termasuk dari rencana bahwa Persebaya menghidupkan roda perekonomian Surabaya, bisa juga karena Persebaya masih berharap kasus kasasi Karanggayam bisa segera selesai dalam waktu dekat dan segera kembali menggunakan Karanggayam nan legendaris itu.

Ataukah memang karena semua pengeluaran tim dihitung dengan lebih hati-hati lagi pasca pandemi kemarin. Semuanya masih sebatas asumsi, manajemen yang paling tahu persis apa yang mereka perlu lakukan.

BACA:  Mari Berdamai dengan Kenyataan, Persebaya Tim Promosi

Hal ini tentunya berpengaruh pula pada rencana pembangunan TG Persebaya di Griya Hati Hijau, apalagi Persebaya juga harus menimbang neracanya lagi buat membentuk skuad menghadapi musim depan. Seperti yang kita tahu, nilai kontrak pemain di musim depan akan melonjak naik secara tajam, mengingat hadirnya tim-tim sultan yang mengisi liga 1.

BACA:  Anniversary Pertama, Bonek Brutal Sobo Panti Asuhan

Sekali lagi, pembangunan training ground itu perlu pertimbangan secara teliti dan matang.Tidak perlu silau dengan apa yang ada dan terjadi di Purnama Beach, kekuatan kapital Bali United tidak terhitung jumlahnya, tidak perlu pula disaingi mati-matian yang justru akan membuat oleng kestabilan klub sendiri.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel