Lantang Suaraku! Kutantang Prestasimu!

Spanduk Bonek saat Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC (13/6/2022)/Foto : IG @bonekmagelang_official
Iklan

Gelaran turnamen pra musim jelang liga yakni Piala Presiden 2022 telah usai bagi Persebaya Surabaya. The Green Force harus pulang kampung terlebih dahulu dan mengakui determinasi dari kontestan lain yang tergabung dalam grup C yaitu, Persib Bandung, Bali United, dan Bhayangkara FC. Dari tiga laga yang dilakoni, Persebaya hanya mengkukuhkan satu poin saat bertemu Bhayangkara FC, dan sisanya berakhir dengan kekalahan atas Persib Bandung dan Bali United.

Dari beberapa pertandingan tersebut, anak asuh Pelatih Aji Santoso yang bermayoritaskan pemain muda tampil cukup impresif. Debutan para punggawa asing juga cukup menjanjikan walaupun memang perlu beberapa adaptasi dan penyesuaian. Mereka menampilkan karakteristik ciri khas permainan Persebaya yang terkenal ngeyel, ngosek, dan wani. Implementasi permainan cantik satu-dua sentuhan juga masih terjaga dari musim lalu dan itu menjadi modal penting bagi Persebaya dalam melakoni Liga 1 2022-2023 yang rencana akan digelar pada bulan Juli mendatang.

Komposisi pemain Persebaya untuk perhelatan liga musim ini hampir sepenuhnya lengkap. Tuntutan dari Bonek agar Persebaya kembali berprestasi tentu dapat menjadi pemicu untuk para stakeholders Persebaya agar selalu bermain dengan hati di setiap pertandingan dan tidak cepat merasa puas pada setiap sesi latihan.

Rencana liga 1 musim depan yang akan digelar dengan full penonton juga tentu akan menjadi ambivalensi tersendiri bagi kondisi psikologis pemain. Mereka akan disuguhkan dengan gemuruh suporter yang akan menjadi stimulan atau malah menjadi perusak konsentrasi yang tentu memiliki interpretasi berbeda dari setiap pemain.

Iklan

Dukungan Bonek dari 5 penjuru tribun saat laga home (Green Nord, Tribun Timur, Tribun Kidul, Gate Jhoner 21, VIP) diharapkan mampu mendobrak intensitas permainan Persebaya dan dapat menghancurkan mental lawan, bukan malah sebaliknya. Kontemplasi pemain muda dengan adanya “demam panggung” harus segera dihilangkan sebagai beban berlebih, dan sebagai gantinya adalah “Enjoy The Game”, menikmati pertandingan, menguasai permainan, dan akhiri dengan kemenangan.

Kondisi ini juga tak terkecuali saat laga away berlangsung, banyaknya Bonek dari berbagai kota pasti akan hadir sebagai simbol pendukung setia dimanapun Persebaya berada. Jadi tidak ada yang harus dikhawatirkan untuk para punggawa Persebaya di musim depan. Mereka sudah punya segalanya untuk menjadi sebuah tim yang mapan dan berkemajuan.

Terhelatnya laga eksibisi bertajuk “Surabaya 729 Game” antara Persebaya vs Persis Solo di stadion Gelora Bung Tomo pada (22/05/2022) menjadi pertanda sinergitas antara pihak pemerintah kota dan klub sepak bola. Rangsangan dalam membangun sebuah tim elite pro juga sudah terbangun dibawah nahkoda Presiden klub Azrul Ananda dalam meraih IPO (initial public offering) sebagai proyek jangka panjang Persebaya yang akan menjadi juara sebelum menginjak 100 tahunnya.

Tentu kecintaan dan kesetiaan Bonek akan selalu menggelora dalam mendukung Persebaya. Siapa saja pemain sepak bola yang telah memakai jersey berwarna hijau dengan logo tugu pahlawan yang dibalut dengan Sura dan Baya, maka secara otomatis orang tersebut telah menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Surabaya dan Bonek khususnya.

Kegagalan pada ajang pra-musim kali ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk seluruh elemen tim Persebaya agar bermain lebih baik pada kompetisi liga nanti. Doa dan dukungan langsung dari Bonek untuk Persebaya selama bermain di Bandung pada ajang turnamen pra-musim kali ini, seharusnya dapat menjadikan prestise bagi setiap pemain untuk selalu menampilkan konsistensi dalam pertandingan.

Bagi pemain Persebaya seharusnya sudah tidak ada rasa takut, penyesalan, dan gelisah saat memasuki medan juang pertempuran di lapangan hijau. Kalian telah menjadi pahlawan tersendiri bagi suporter dan merupakan orang-orang pilihan yang tak kenal rasa takut pada siapa saja. Maka dari hal tersebut, Bonek akan mendukung setiap pertandingan dari belakang pagar tribun dan para pemain harus siap mengobarkan semangat juang dalam setiap pertandingan.

Lantang Suaraku ! Kutantang Prestasimu !

Penulis : Ahmad Zidan Al Barka

IG        : @zidanalbarka

Komentar Artikel

Iklan

No posts to display