Sebuah Perjudian Masa Depan Persebaya

Kapten Rizky Ridho setelah mencetak gol ke gawang Persita di Gelora Bung Tomo, (1/8)/Foto : Joko Kristiono/EJ

Latar belakangnya adalah pasca pandemi Covid – 19. Persebaya finish di peringkat kelima liga Indonesia 2020-2021, dan Liga selanjutnya masih dipenuhi tanda tanya.

Biasa lah Liga Indonesia sebelum ada pandemi saja serba tidak pasti karena jadwal bentrok dengan kalender timnas juga masalah sponsor dan pembagian hak siar yang selalu saja menimbulkan ketidakpastian. Apalagi ini pasca pandemi kondisi ekonomi dan sosial tentu juga akan mempengaruhi Liga sepakbola sebuah negara. Hal ini tentu menjadi pilihan yang sulit untuk pengelola klub sepak bola.

BACA:  Jadwal Kick Off Lawan Persinga Berubah Sore Hari

Tetapi sepakbola tetaplah sepakbola, sebuah olahraga yang mempunyai daya tarik yang luar biasa, maka tidak heran juga dalam kondisi yang serba sulit pun olahraga ini masih menjadi magnet buat para investor untuk menjajal peruntungan di bidang ini.

Pengusaha yang kita kenal dengan Crazy Rich baru banyak yang terjun ke sepak bola tahun ini seperti Raffi Ahmad atau Juragan 99. Ini juga yang menjadi penyebab naiknya harga gaji dan juga kontrak pemain di tengah situasi ekonomi nasional yang serba sulit pasca pandemi.

Halaman 1 2 3 4

Komentar Artikel