Pak Aza is Not Only for PERSEBAYA

 

NB : Penulis sendiri punya usulan format kompetisi yang bisa diajukan yang tetap kompetitf & lebih murah secara cost. Kedepan mungkin akan saya tulis dalam topik yang berbeda.

 

  1. Saya pribadi memaklumi dengan pernyataan Bapak “tidak mau terjebak dalam lingkaran syetan” dalam mengelola team (Baca : Persebaya)…Mohon bersabar Pak, dari pengalaman empiris & fakta sejarah di dunia ini orang2 yang tulus menginginkan sebuah terobosan baru & perbaikan (dalam hal apapun) dalam perjalannya mencapai cita2nya tsb akan banyak rintangannya (Cacian, makian, sindiran, bahkan bisa saja rintangan sejara fisik). Tapi didasari niat yang kuat para Pahlawan2 tsb tetap fight & teguh, hidup hanya sekali harus punya arti dan memberikan kontribusi kebaikan terhadap dunia (mungkin itu yang di tanamkan dalam mindset pahlawan-pahlawan dalam bidang apapun). Pak saya merasa “Lingkaran syetan” itu tdk hanya dialami oleh Persebaya tapi juga yang lainya. Dan “lingkaran syetan” ini harus ada yang berani memutus Pak. Kami percaya Bapak akan bisa menjadi pemutus itu & menjadi “Agent of Change”. Dan sekali lagi hal ini tidak hanya akan berdampak pada kebaikan Persebaya tapi bisa juga akan memberikan pengaruh positif pada team-team lainnya di Indonesia.
BACA:  Sabah FA Pastikan Tur Pramusim di Indonesia

Jadi sangat di sayangkan jika Bapak mundur dari CEO Persebaya.

  1. Secara mental kondisi team sedang down Pak, apalagi kalau Pak Aza jadi bener-bener mundur dari CEO. Memang Bapak jika benar-bener mundur dari CEO Bapak tetap berkomitmen mengawal team sampai akir kompetisi. Tapi Pak saat mental team sedang down ini kami membutuhkan kehadiran Bapak di Persebaya tidak hanya secara “De Facto” tapi juga secara “De Jure”dengan tetap menjabat CEO.
  2. Pasca kejadian di GDS, beberapa pentolan Bonek meminta maaf kepada Persebaya & masyarakat Surabaya kalau masih ada ulah dari oknum-oknum Bonek yang dirasa meresahkan. Terkhusus kepada Deltamania bahkan perwakilan Bonek sudah sowan ke Sidoarjo untuk meminta maaf & ikut bertanggungjawab thd kerusakan2 fasilitas, sebuah langkah yang gentle…..salut & harus di apresiasi.
BACA:  Aji Santoso: Darah Saya Masih Hijau

Pak Aza mohon maafkan kami (masih ada oknum suporter yang belum bisa dikendalikan) & mohon jangan mundur dari CEO Persebaya.

Halaman 1 2 3 4 5 6

Komentar Artikel